Yuk, Mengenal Istilah 'Lockdown'

Yuk, Mengenal Istilah 'Lockdown'
Jakarta, Obsessionnews.com –  Istilah lockdown salah satu istilah yang populer dewasa ini seiring tersebarnya virus corona atau Covid-19. Yuk, mengenal istilah lockdown.   Baca juga:‘Lockdown’Bisa Mematikan Ekonomi RakyatKurangi Mobilitas Orang Lebih Penting Daripada ‘Lockdown’Santika Premiere ICE BSD City Utamakan Kesehatan dan Keamanan Tamu dari Virus CoronaCegah Penyebaran Virus Corona, Ini yang Dilakukan Angkasa Pura II   Pakar bahasa Indonesia Ivan Latin dalam kicauannya di akun Twitternya, @ivanlanin, Senin (16/3/2020), menyebut padanan kata lockdown adalah karantina wilayah. Dihimpun obsessionnews.com dari berbagai sumber kata lockdown berasal dari Bahasa Inggris, artinya adalah terkunci. Jika dikaitkan dalam istilah teknis dalam kasus corona atau Covid-19, arti lockdown adalah mengunci seluruh akses masuk maupun keluar dari suatu daerah maupun negara.

Tujuan mengunci suatu wilayah ini agar virus tidak menyebar lebih jauh lagi. Jika suatu daerah dikunci atau di- lockdown, maka semua fasilitas publik harus ditutup. Mulai dari sekolah, transportasi umum, tempat umum, perkantoran, bahkan pabrik harus ditutup dan tidak diperkenankan beraktivitas. Aktivitas warganya pun dibatasi. Bahkan ada negara yang memberlakukan jam malam.

Ketika virus corona menyebar di kota Wuhan, Cina, pemerintah setempat memberlakukan kebijakan lockdown, disusul kota-kota lainnya di Cina yang penyebaran virusnya begitu massif. Sementara di Eropa, Italia jadi negara yang menerapkan kebijakan lockdown setelah penyebaran virus Corona di sana meningkat tajam dan menjangkiti ribuan orang.

Tidak semua negara mengunci wilayahnya setelah penyebaran virus Corona masuk ke wilayahnya. Korea Selatan memilih tidak mengunci wilayahnya, namun mengambil kebijakan lain untuk mencegah penyebaran virus Corona. Begitu pula dengan Indonesia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan pemerintah hingga saat ini belum berpikir untuk menerapkan kebijakan lockdown atau membatasi akses keluar-masuk di wilayah tertentu demi mencegah penyebaran virus corona. "Sampai saat ini tidak ada kita berpikiran ke arah kebijakan lockdown," kata Jokowi saat konferensi pers di Istana Bogor, Senin (16/3/). Jokowi menuturkan, saat ini yang paling penting dilakukan dalam mencegah penyebaran virus corona adalah mengurangi mobilitas masyarakat dari satu tempat ke tempat lain. Dia mengimbau agar masyarakat tidak berkumpul atau mendatangi kerumunan. Menurutnya, kegiatan belajar di rumah, serta kebijakan bekerja maupun beribadah di rumah perlu terus digencarkan untuk mengurangi tingkat penyebaran Covid-19. "Jaga jarak dan mengurangi kerumunan orang yang membawa risiko lebih besar pada penyebaran Covid-19," ujar Jokowi. Pantauan obsessionnews.com istilah lockdown menjadi trending topic di mesin pencari Google pada Rabu (18/3) pagi. Di Google Trends wilayah Indonesia kata kunci  Lockdown artinya dalam bahasa Indonesia ditelusuri lebih dari 10.000 kali. (arh)