Senin, 26 Oktober 20

Kurangi Mobilitas Orang Lebih Penting Daripada ‘Lockdown’

Kurangi Mobilitas Orang Lebih Penting Daripada ‘Lockdown’
* Penumpang MRT mengalami penurunan pasca adanya pengurangan mobilitas transportasi. (Foto: Edwin Budiarso / OMG)

Jakarta, Obsessionnews.com – Pemerintah belum bisa memastikan mengeluarkan kebijakan lockdown (karantina wilayah). Sejauh ini pemerintah menganggap upaya mengurangi mobilitas orang jauh lebih penting.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, kebijakan lockdown masih belum terpikirkan.

”Sampai saat ini tidak ada kita berpikiran ke arah kebijakan lockdown,” kata Jokowi saat konferensi pers di Istana Kepresidenan, Bogor, Senin (16/3/2020).

Keputusan lockdown baik skala nasional maupun daerah adalah kebijakan pemerintah pusat. Kebijakan ini tidak boleh diambil alih oleh pemerintah daerah. Jokowi menilai upaya mengurangi mobilitas orang lebih penting untuk dilakukan saat ini.

”Sekarang ini yang paling penting yang perlu dilakukan adalah bagaimana kita mengurangi mobilitas orang dari satu tempat ke tempat yang lain,” kata Dia.

Sebelumnya jubir pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto mengatakan pemerintah belum menempatkan opsi lockdown untuk saat ini. Hal tersebut dikarenakan banyak aspek yang harus dipertimbangkan.

Pemerintah harus mempertimbangkan apakah Lockdown akan mengurangi kasus penyebaran Covid-19 atau malah memperburuk situasi. Di Korea Selatan setelah memutuskan lockdown kasus Covid-19 malah tak terkendali, Berbeda pada saat lockdown dicabut jumlah kasusnya mengalami penurunan.

Bagi  Achmad mencari sumber penularan dan isolasi adalah hal terpenting. Selain itu juga Ia merinci langkah yang harus dilakukan adalah pertama membatasi semuanya, batasi aktivitas diri, dan aktivitas masyarakat. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.