Dibuka Akses ke Daerah Terisolir di Bogor  

Dibuka Akses ke Daerah Terisolir di Bogor  
Jakarta, Obsessionnews.com –  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menurunkan 16 kendaraan alat berat untuk membuka akses menuju ke beberapa desa yang terisolir akibat longsor di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Hal itu untuk menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi).   Baca juga: Hijaukan Daerah Terdampak Banjir di Bogor dan Banten, KLHK Siapkan 225 Kebun Bibit Desa   Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pengerahan alat berat tersebut agar jalan utama menuju ke desa-desa yang terisolir bisa diakses. "Untuk bencana longsor akibat banjir di Bogor tetap diperintahkan Presiden untuk tembus semua wilayah yang terisolir. Alat berat tidak akan ditarik sebelum semua tembus," tutur Basuki seperti dikutip obsessionnews.com dari keterangan tertulis, Senin (20/1/2020).   Baca juga:Basuki Birokrat yang Sangat AndalMenteri Basuki Berperan Kurangi Disparitas AntarwilayahBasuki Hadimuljono Menteri yang Tak Mau Pakai WhatsApp, Apa Alasannya?   Halaman selanjutnya Sementara itu Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI Kementerian PUPR Hari Suko Setiono mengatakan, hingga Sabtu (18/1/2020) sebanyak 38 titik akses jalan sudah berhasil dibuka untuk dapat dilalui kendaraan. "Untuk Jalur Harkat Jaya - Urug/Kiara Pandak - Kiara Sari/Cisarua - Cisangku Alhamdulillah sejak tanggal 12 Januari sudah 23 titik longsor seluruhnya terbuka. Jalur ini bisa mengakses seluruh desa termasuk ke Arah Nanggung dan Sukabumi," ujar Hari. Selanjutnya untuk akses jalan lain yang sudah berhasil dibuka menurut Hari adalah jalur Parigi - Kampung Banar yang bisa mengakses sampai dengan Nanggung dan Cigudeg. "Alhamdulillah sejak tanggal 14 Januari sudah 8 titik seluruhnya terbuka," tuturnya. Sedangkan untuk jalur Pasir Walang (Kiara Pandak) - Kampung Babakan (Pasir Madang), dikatakan Hari sejak 17 Januari 2020 sudah 4 titik jalan yang terdampak longsor seluruhnya terbuka. "Jalur ini bisa mengakses sampai Desa Cisarua dan Kp. Cibarani (Pasir Madang). Sementara untuk Jalur Pasir Walang (Kiara Pandak) - Desa Pasir Madang sudah 3 dari 7 titik longsor yang terbuka," ungkapnya. Desa Pasir Madang merupakan 1 dari 6 Desa yang terisolir akibat longsor. Pada hari Rabu 1 Januari 2020 pukul 06.00 WIB terjadi hujan deras yang membuat Sungai Cidurian di Kabupaten Bogor meluap dan mengakibatkan beberapa wilayah sekitarnya mengalami banjir dan longsor. Selain Desa Pasir Madang, terdapat beberapa titik longsor yang menutup jalan-jalan utama menuju desa-desa lainnya yang juga mengalami bencana longsor, yakni Desa Kiarasari, Kiara Pandak, Urug, Cisarua, dan Desa Cileuksa. (arh)