Batik Nusantara Miliki Berbagai Keunggulan

Batik Nusantara Miliki Berbagai Keunggulan
Jakarta, Obsessionnews.com – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat mayoritas industri batiknasional adalah sektor industri kecil dan menengah (IKM). Saat ini terdapat 101 sentra industri batik yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, dan Jawa Barat. Sentra-sentra tersebut meliputi sebanyak 3.782 unit usaha industri batik yang telah menyerap tenaga kerja hingga 15.055 orang.   Baca juga:Kemenperin Dorong Industri Batik Agar Semakin KompetitifIKM Batik Jadi Tombak Ekonomi KerakyatanMenperin Dorong Industri Batik Ramah terhadap Lingkungan   Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Industri Kimia, Farmasi, Tekstil, Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (IKFTLMATE), Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Sony Sulaksono mengatakan, batik Nusantara memiliki berbagai keunggulan. Di antaranya motif yang beragam dengan filosofi dan nilai seni dan warisan budaya yang sangat tinggi, desain menarik sesuai tren atau mode yang terus berkembang, menggunakan pewarna alam, serta dikerjakan dengan tangan yang dimaknai sebagai batik tulis, batik cap dan kombinasi di antara keduanya. “Dalam upaya menjaga permintaan pasar yang semakin meningkat, pemerintah terus memberikan dukungan iklim usaha yang kondusif serta mendorong penggunaan perangkat teknologi yang tepat dan cocok dalam proses produksi batik. Termasuk proses produksi bersih dan eko-efisiensi yang dipertimbangkan menjadi prioritas untuk diterapkan dalam industri batik nasional,” paparnya seperti dikutip obsessionnews.com dari siaran pers, Minggu (20/10/2019). Meningkatnya pertumbuhan industri batik di Indonesia, dalam kurun 10 tahun terakhir, menjadikan batik dan produk batik buatan lokal mampu menguasai perdagangan pasar dunia dengan nilai ekspor mencapai USD52,4 juta atau sekitar Rp747,4 miliar sepanjang tahun 2018. (arh)