Ini Target Peledakan Bom Teroris

Ini Target Peledakan Bom Teroris
Jakarta, Obsessionnews.com - Detasemen Khusus 88 Antiteror (Densus 88) menangkap jaringan terorisJamaah Ansharut Daulah (JAD) di beberapa wilayah di kawasan Bekasi. Selain menangkap tersangka, Densus 88 juga mengamankan bahan peledak berkekuatan besar jenis Triaseton triperoksida (TATP) sebanyak 500 gram.   Baca juga:BNN-BNPT Akan Berkolaborasi Lawan Narkoba dan TerorismeTNI-SAF Tuntaskan Latihan Posko Penanggulangan Terorisme Wilayah PerbatasanJokowi Perintahkan Polri Tegakkan Hukum Kejahatan Terorisme dan Siber   Selain di wilayah Bekasi, Densus 88 Polri juga menangkap terduga teroris di kawasan Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono membenarkan kabar penangkapan terduga teroris tersebut. "Ya betul, penangkapan terduga teroris," ujar Argo saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Senin (23/9/2019). Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, dalam surat pamitan yang disita polisi dari rumah terduga teroris di Jalan Belibis V, RT 13/RW 04, Kelurahan Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, pelaku berencana meledakkan bom di kantor polisi. "Berdasarkan tulisan tangan di surat yang kami temukan, dia akan meledakkan bom di kantor kepolisian," ujarnya. Namun, tidak tertulis secara pasti kantor polisi mana yang diincar oleh terduga teroris bernama Muhammad Arshad (21) itu. Budhi juga menyebutkan bahwa Arshad akan mengebom kantor polisi dalam waktu dekat. "Hal ini kalau terlihat dari bahan yang sudah siap, tentunya masuk akal bahwa dia sudah menyiapkan dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama. Kantor polisi mana tidak disebutkan, hanya dia pamit dan dia siap meledakkan," kata Budhi. Seperti diketahui, polisi menggeledah sebuah rumah terduga teroris di Cilincing. Dari rumah terduga teroris bernama Arshad tersebut ditemukan berbagai bahan pembuat bom. Selain itu ditemukan juga sebuah bom aktif yang kemudian diledakkan oleh Tim Densus 88 di sebuah lahan kosong tak jauh dari lokasi. Terkait JAD Penangkapan terduga teroris terjadi di beberapa lokasi di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Bekasi. Di Cilincing, polisi menemuk bom aktif yang tersimpan di rumah. Sementara di Bekasi, tim Densus Antiteror menangkap dua orang. Keduanya diketahui merupakan pasangan suami-istri. Di Jakarta Barat, satu orang diamankan. Polisi mengungkap penangkapan ini terkait dengan sel teroris JAD. Kelompok ini sudah berencana melakukan peledakan. Yang menjadi sasaran utama mereka ialah Polisi dan kantor polisi. (Poy)