Lagi, GPI Demo Presiden Jokowi

Semarang, Obsessionnews - Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Islam (GPI) Jawa Tengah kembali merangsek pintu gerbang kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah. Mereka berdemo untuk menuntut stabilitas ekonomi yang turun selama dipimpin oleh presiden Joko Widodo
Dalam aksinya, massa datang sekitar pukul 10.00 WIB. Para demonstran membawa berbagai spanduk dan poster seraya berjalan menuju gedung dewan. Petugas kepolisian dan Dalmas mendampingi rombongan dengan satu mobil patroli.Koordinator aksi, Nur Hamli mengatakan aksi dilakukan sebagai bentuk kekecewaan atas tas naiknya nilai tukar rupiah terhadap dollar yang mencapai Rp. 14.300 per dollar AS.
"Hal ini tentunya menjadikan dilema yang cukup dahsyat dalam rangka semakin bertambahnya pengangguran yang kian amat membludak," terang dia di sela-sela aksi.
[caption id="attachment_60823" align="aligncenter" width="640"]
GPI Jateng merasa tindakan yang dilakukan sang presiden masih kurang dalam menstabilkan harga pangan.[/caption] Faktor lain yang memprihatinkan, lanjut Nur, kian bertambahnya utang negara kepada bank dunia. Kondisi itu membuat Indonesia tidak memiliki 'penghasilan' dari dapam negeri dan terpaksa berhutang ke negara lain.
GPI Jawa Tengah menyerukan 4 poin utama kepada presiden Jokowi. "Stabilisasi harga bahan pangan, perkuat nilai tukar rupiah, lindungi pekerja dari PHK, realisasi paket kebijakan ekonomi," tegasnya.
Aksi sempat memanas karena peserta membakar ban di tengah acara. Petugas keamanan berusaha menenangkan massa dan mematikan api yang terus membesar.
Massa kemudian ditemui oleh staf anggota DPRD Jawa Tengah dan mengajak beraudiensi melalui perwakilan. Usai berdialog, mereka membubarkan diri dengan tertib. (Yusuf IH)




























