Kamis, 12 Desember 19

Presiden Wajib Fasilitasi Debat RR vs SMI Soal Utang

Presiden Wajib Fasilitasi Debat RR vs SMI Soal Utang
* Lieus Sungkharisma

Jakarta, Obsessionnews.com – Koordinator Forum Rakyat Lieus Sungkharisma sangat setuju digelar debat soal utang luar negeri antara Ekonom senior Rizal Ramli (RR) melawan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (SMI), sebagaimana tantangan dari Presiden Jokowi.
“Saya setuju. Debat itu harus dilakukan secara terbuka untuk publik agar semua rakyat Indonesia tau siapa yang benar dan siapa yang salah soal utang luar negeri RI itu,” kata Lieus Sungkharisma, Jumat (27/4/21018).

Lieus menegaskan kalau RR sudah secara terbuka menjawab tantangan Jokowi. Karena itu, Lieus balik menantang Jokowi untuk memfasilitasi debat tersebut. “Pak Jokowi harus memfasilitasi debat tersebut. Debat itu harus disaksikan seluruh rakyat,” tagih Tokoh Tionghoa ini.

Dengan demikian, lanjuty Lieus, pemberitaan soal utang luar negeri RI menjadi jelas. “Rakyat Indonesia menjadi tahu berapa sesunguhnya utang Indonesia dan untuk apa saja utang itu dipergunakan,” tandasnya.

Sri Mulyani dan Rizal Ramli.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menantang pengkritik utang untuk adu data dengan Sri Mulyani. Persoalan utang luar negeri Indonesia yang telah mencapai Rp4.000 triliun menjadi amunisi bagi kelompok oposisi untuk mengkritik Pemerintah. Jokowi pun mempersilakan para politikus oposisi untuk beradu argumen soal utang dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

“Soal utang, saat kita dilantik [sebagai Presiden pada Oktober 2014], utang itu sudah Rp2 ribu triliun, bunganya kurang lebih 250-an triliun. Dihitung saja angkanya,” ujar Jokowi dalam Mata Najwa ‘Eksklusif: Kartu Politik Jokowi yang ditayangkan di Trans 7, Rabu (25/4) malam.

Pernyataan Presiden Jokowi tersebut langsung disambut oleh RR yang juga Menko Prekonomian era Presiden Gus Dur. “Saya siap berdebat secara terbuka dengan Sri Mulyani soal utang luar negeri RI. Semoga dengan debat tersebut masyarakat jadi tercerahkan,” tegs RR dalam akun twitternya.

Lieus pun menilai, jawaban RR terhadap tantangan Presiden Jokowi itu suatu yang wajib dipenuhi Presiden. “Presiden sudah menantang dan Pak Rizal Ramli sudah menjawab tantangan itu. Nah, konsekuensi logisnya, Presiden harus membuka forum bagi terlaksananya debat tersebut. Dengan debat itu akan ketahuan siapa yang selama ini memanipulasi angka-angka dan berbohong,” desaknya.

Ia mengingaskan, karena sudah melontarkan tantangan, tentu ada konsekuensi yang harus ditanggung Presiden Jokowi jika ternyata beliau tidak mau membuka forum atau memfasilitasi debat tersebut.

“Rakyat akan menilai Presiden Jokowi ternyata seorang yang tidak konsisten. Cuma seorang reaksioner belaka yang tidak siap menerima kritik. Penilaian itu akan berdampak buruk pada elektabilitasnya sebagai calon presiden petahana pada Pilpres 2019 mendatang,” tantangnya.

“Kini rakyat menanti apakah tantangan debat tersebut benar-benar akan terlaksana atau sekedar meramaikan pemberitaan media massa belaka,” ungkap Lieus. (Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.