Minggu, 14 Agustus 22

Polri Selidiki Penyebab Listrik Padam

Polri Selidiki Penyebab Listrik Padam
* Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Foto: Tribunnews)

Jakarta, Obsessionnews.com -Pemadaman listrik yang terjadi pada sebagian wilayah di Pulau Jawa pada Minggu (4/8/2019) telah menarik perhatian kepolisian. Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, pihaknya sesegara mungkin akan melakukan investigasi untuk mencari tahu secara jelas penyebab listrik mati.

 

Baca juga:

Listrik Padam, HIPMI Minta Menteri BUMN Dicopot

Meski Listrik Padam, Layanan Operasional IPC Tetap Berjalan

 

“Kita punya case tahun 2012 sama kejadian seperti ini juga, blackout. Kita ungkap, (apakah) ada unsur kesengajaan di situ, (apakah) ada orang lain (sabotase), (apakah) ada tindak pidana,” kata Dedi di gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin, (5/8/2019).

Dedi menyebut segala kemungkinan bisa terjadi seperti gangguan teknis, human error, atau gangguan alam. Namun, dia belum mau buru-buru mengambil kesimpulan. Saat ini, kata dia, tim tengah bekerja.

“Proses pembuktian masih ditelusuri. Dugaan sementara kan ada gangguan di alur sutet, Jateng. Antara Pemalang dan semarang. Faktor lain akan didalami semuanya,” tutur dia.

Sementara itu, Executive Vice President Corporate Communication and CSR PT PLN (Persero), I Made Suprateka, mengatakan pemadaman terjadi akibat kondisi force majeure di transmisi atau sutet di Ungaran, Jawa Tengah. Ini disebabkan pohon dengan ketinggian melebihi batas.

“Di sutet ini terjadi kebakaran yang disebabkan karena hubungan pendek akibat tersentuh oleh pohon. Tentunya kami ingin klarifikasi lebih lanjut kabar adanya hacker, itu tidak ada, jadi memang karena adanya force majeure,” kata Made dalam wawancara di Metro Siang.

Dia menyebut pohon tersebut memiliki ketinggian melebihi ruang bebas seperti ketentuan dalam standar operasional prosedur (SOP) PLN. Aturan ambang batas pohon memiliki tinggi delapan meter bila berada di wilayah transmisi PLN. Adapun tinggi tower untuk transmisi 500 kilo volt (kV) yakni 40 meter dan tinggi konduktor terendah 18 meter. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.