Kamis, 6 Oktober 22

Polri akan Selidiki 16 WNI yang Hilang Melalui ID

Polri akan Selidiki 16 WNI yang Hilang Melalui ID

Jakarta, Obsessionnews – Wakapolri Komjen Badrodin Haiti belum memastikan apakah warga negara Indonesia yang ditangkap pihak otoritas Turki merupakan bagian dari ke-16 WNI yang hilang baru-baru ini setelah mengikuti tur.

Badrodin akan melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan tanda pengenal (ID) mereka dari biro perjalanan, atau perusahaan yang memberangkatkan. Penyelidikan itu kata dia akan dilakukan di Indonesia.

“Dari mereka 16 ini kan tidak semuanya punya ID resmi kalau toh ada tentu kita harus verifikasi ke sini apakah ID itu betul sehingga kita nanti bisa lakukan pendalaman dari IDnya,” ujar Badrodin di gedung JCC, Jakarta, Kamis (12/3/2015).

Calon Kapolri itu mengaku mendapat informasi penangkapan melalui Kementerian Luar Negeri. Sekarang pihaknya tengah berkoordinasi dengan kementerian yang dipimpin Retno Marsudi itu untuk upaya pemulangan ke tanah air.

“Kita akan selidiki dulu IDnya siapa mereka ini, kemudian kita nanti juga akan koordinasi untuk bisa pengembalian,” katanya.

Sebelumnya diberitakan bahwa Pemerintah Turki telah menangkap 16 WNI yang hendak menyeberang ke Suriah. Diduga kuat, mereka ke Suriah lewat Turki–yang memang berbatasan darat–untuk bergabung dengan ISIS.

16 WNI itu hilang di Turki setelah sebelumnya mereka ikut sebagai peserta di biro travel Smailing Tour yang mengadakan tur ke Turki berjumlah 25 orang.

Rombongan tur itu berangkat pada 24 Februari 2015 dari Jakarta. Mereka terbang ke Turki dengan pesawat Turkish Airlines TK 67.

Setibanya di Bandara Turkish International Ataturk, Istanbul, 16 orang itu menyampaikan kepada pimpinan rombongan bahwa mereka akan berpisah dari rombongan.

Mereka berjanji akan kembali bergabung pada 26 Februari 2015 di Kota Pamukkale, Turki namun hingga kini hilang tak diketahui rimbanya hingga rombongan ini seharusnya pulang pada 4 Maret 2015 pukul 00.40 WIB menggunakan Turkish Airlines TK 66.

Ke-16 WNI yang hilang adalah :
1. Salim Muhamad Attamimi,
2. Utsman Mustofa Mahdamy,
3. Sakinah Syawie Muhammad Tafsir,
4. Tsabitah Utsman Mahdamy.
5. Fauzi Umar Salim,
6. Hafid Umar Babher,
7. Soraiyah Cholid Abu Bakar,
8. Hamzah Hafid Babher,
9. Utsman Hafid Babher,
10. Atikah Hafid Babher,
11. Jusman Ary Sandy,
12. Ulin Isnuri Soejoto,
13. Humaira Hafshah Jusman Urayna
14. Afra Jusman,
15. Aura Kordova Jusman,
16. Dayyan Akhtar Jusman. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.