Rabu, 15 Juli 20

Polisi Pantau Ceramah Zakir Naik

Polisi Pantau Ceramah Zakir Naik
* Kristolog Dr Zakir Naik.

Jakarta, Obsessionnews.com – Kedatangan Dr Zakir Naik menyedot animo masyarakat Indonesia yang luar biasa. Ceramahnya di beberapa tempat di Indonesia, bahkan, dinantikan dan diikuti oleh masyarakat non muslim.

Rupanya tak hanya masyarakat, kegiatan Zakir Naik juga turut dipantau pihak kepolisian Indonesia.

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto, safari ceramah Zakir Naik akan dicermati oleh kepolisian, termasuk pada hari ini saat Zakir Naik berceramah di Yogyakarta. Kabarnya, Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pun akan turut menyaksikan ceramah Zakir Naik secara langsung.

Rikwanto menjelaskan, pihaknya tidak hanya akan mencermati konten ceramah Zakir Naik. Pihaknya juga akan mencermati para peserta yang datang dan melakukan presentasi-presentasi di Indonesia.

“Semua yang datang. Semua yang lakukan presentasi tetap kami cermati dan amati. Bukan hanya kepolisian, semua aparat negara melakukan hal yang sama,” kata Rikwanto di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Minggu (2/4/2017).

Rikwanto juga turut mengapresiasi kehadiran Zakir Naik. Ia menilai Zakir Naik sebagai seorang doctor dan ahli kristologi yang akan berbagi ilmu di lima kota di Indonesia.

“Pak zakir naik ini ahli Kristologi, doktor, beliau berencana berikan kuliah umum di beberapa tempat, pesertanya umum dari akademisi, berbagai agama, budayawan dan masyarakat segala lapisan. Dia berikan presentasi dan dialog. Jadi kami positive thinking karena itu ilmu,” jelas mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini.

Hari ini, Zakir Naik dijadwalkan memberikan kuliah umum bertema ‘Religion as An Agent of Mercy and Peace’ di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Senin (3/4/2017). Sebanyak 6.000 peserta dari berbagai kalangan dikabarkan akan mengikuti acara ini.

Selama di Indonesia, Zakir Naik dijadwalkan melakukan safari dakwah ke beberapa kota di Indonesia, di antaranya Bandung, Yogyakarta, Bekasi, Ponorogo, dan Makasar. (Fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.