Jumat, 30 Oktober 20

Polana B Pramesti Ungkap Kemacetan di Jabodetabek Berdampak pada Kerugian Hampir Rp100 Triliun per Tahun

Polana B Pramesti Ungkap Kemacetan di Jabodetabek Berdampak pada Kerugian Hampir Rp100 Triliun per Tahun
* Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Polana B Pramesti. (Foto: Women's Obsession)

Jakarta, Obsessionnews.com – Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Polana B Pramesti mengungkapkan, jumlah penduduk Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) lebih dari 30 juta jiwa. Saat ini Jabodetabek memiliki 88 juta mobilitas per hari dan menyumbang 20% dari pergerakan ekonomi nasional.

“Tetapi, di sisi lain Jabodetabek juga memiliki berbagai permasalahan transportasi kronis yang terlihat dari kemacetan parah yang berdampak pada kerugian hampir Rp100 triliun per tahun,” papar Polana seperti dikutip obsessionnews.com dari situs Women’s Obsession.

Baca juga: 

Dilantik Sebagai Kepala BPTJ, Ini Jejak Polana B Pramesti

Polana Banguningsih Pramesti Menjawab Tantangan Keselamatan Penerbangan

Sebelum Jabat Dirjen Perhubungan Udara, Ini Kiprah Polana B. Pramesti

Melihat permasalahan tersebut Polana mengatakan, perlu dilakukan pembenahan, agar transportasi yang seharusnya menjadi urat nadi perekonomian, khususnya di Jabodetabek, tidak justru menjadi beban perekonomian. Mengingat Jabodetabek terdiri dari delapan pemerintah kota/kabupaten dan tiga provinsi yang memiliki kewenangan pengelolaan transportasi wilayahnya masing-masing.

“Maka dibutuhkan kelembagaan yang mengoordinasikan, agar pengelolaan transportasi di Jabodetabek menjadi terintegrasi satu sama lain. Itulah tugas BPTJ,” papar Polana.

Menurutnya, integrasi transportasi menjadi penting, sebab wilayah Jabodetabek saling ketergantungan dan keterhubungan dari sisi transportasi (aglomerasi). (Women’s Obsession/red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.