Selasa, 31 Maret 20

Polana Banguningsih Pramesti Menjawab Tantangan Keselamatan Penerbangan

Polana Banguningsih Pramesti Menjawab Tantangan Keselamatan Penerbangan
* Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana Banguningsih Pramesti. (Foto: Fikar Azmy/OMG)

Jakarta, Obsessionnews.comPekerja dengan totalitas dan dedikasi ditunjang kemampuan membuktikan kapabilitas, membawa nama Polana Banguningsih Pramesti tercatat sebagai Direktur Jenderal Perhubungan Udara perempuan pertama di lingkungan Kementerian Perhubungan. Bekerja di bidang yang didominasi oleh pria, Polana mengatakan tantangan dalam tugasnya tak ada beda dengan pria.

Saat ditemui Women’s Obsession di sela kegiatannya, perempuan ramah ini bercerita tentang tugas yang diembannya. Menurut Polana, sama seperti pemimpin sebelumnya, dia bertanggung jawab meningkatkan faktor keselamatan penerbangan dan mempertahankan peringkat keselamatan penerbangan Indonesia di dunia internasional. Dia juga harus memastikan operasi penerbangan sipil di Indonesia berjalan ‘Selamat, Aman, dan Nyaman’. Namun, hal tersebut tidak akan terasa berat apabila koordinasi dan komunikasi dengan seluruh stakeholder terkait berjalan dengan lancar.

Menapaki posisi sebagai dirjen tidak diraihnya dengan mudah. Meniti karier selama 32 tahun semakin menguatkan kecintaannya pada dunia perhubungan udara. Sejak lulus dari Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1986, dia mengawali karier di Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan. Pernah menjabat sebagai Kepala Seksi Mutu Konstruksi Sipil, hingga Kepala Sub-direktorat Prasarana Bandara Kementerian Perhubungan. Tahun 2013, dia pun ditugaskan oleh pemerintah untuk menjadi direksi Angkasa Pura I (AP I).

“Saya aktif di Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan sejak tahun 1987 hingga sekarang. Mulai sebagai pejabat struktural pada tahun 1992 hingga 2013 di Direktorat Bandar Udara dan sempat dipercaya memangku jabatan di PT Angkasa Pura I sebagai Direktur Teknik,” ungkapnya menceritakan tentang perjalanan kariernya.

Pada pertengahan Februari 2018, dia menjabat sebagai Direktur Navigasi Penerbangan Kementerian Perhubungan dan kembali ke unit kerja awal sebagai Direktur Bandar Udara. Sejak bulan November 2018 hingga saat ini, Polana dipercaya memegang amanah sebagai Dirjen Perhubungan Udara. Maka tak heran bila dia disebut telah mencicipi asam garam dunia perhubungan udara.

“Kalau dibilang dorongan, mungkin karena saya sejak awal sudah menyukai dunia penerbangan. Kebetulan sempat mengenyam pendidikan transportasi di Institut Teknologi Bandung, juga pascasarjana di Aerodrome Engineering, Singapore Aviation Academy dan Nanyang University,” jelas perempuan yang pernah mendapatkan tanda jasa Satya Lencana 10 Tahun, Satya Lencana 20 Tahun, dan Satya Lencana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia ini.

Diangkatnya Polana ke posisi tersebut juga membuktikan bahwa Indonesia mendukung kiprah perempuan dalam penerbangan sipil.

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.