Minggu, 23 Januari 22

Pertama di AS, Ponpes Nusantara Segera Diresmikan

Pertama di AS, Ponpes Nusantara Segera Diresmikan
* Presiden Nusantara Foundation, New York, Imam Shamsi Ali (ketiga dari kanan) bersama Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi), H. Usamah Hisyam di Jakarta, Selasa (30/1/2018). (Foto: MOB/istimewa)

Jakarta, Obsessionnews.com – Presiden Nusantara Foundation, New York, Imam Shamsi Ali, menargetkan pondok pesantren (ponpes) pertama di Amerika Serikat  (AS) yang dibangun dengan dana infak umat Islam Indonesia akan diresmikan pada September 2018.

“Ponpes itu diberi nama Ponpes Nusantara, karena mayoritas dana untuk pembangunannya merupakan bantuan dari umat Islam Indonesia,” ujar Imam, usai bertemu Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi), H. Usamah Hisyam, di kawasan Ragunan Jakarta Selatan Selasa (30/1/2018) petang seperti dilansir muslimobsession.com.

Dalam pertemuan yang berlangsung di kantor Usamah tersebut, Imam didampingi Ketua Umum Himpunan Artis Pengusaha Indonesia (HAPSI) Yumma Shannelom dan dua stafnya. Sedangkan Usamah didampingi Wakil Ketua Lembaga Dakwah Parmusi, Ustadz Buchori Muslim, serta ahli IT Hermansyah.

Menurut Shamsi, pembangunan Ponpes Nusantara tahap pertama yang tengah berjalan tersebut memerlukan dana sekitar Rp.13 miliar. Saat ini pihaknya telah mengantongi donasi dari para donatur Indonesia sekitar Rp.7 miliar.

“Sebagai suatu bangsa dengan jumlah umat Islam terbesar di dunia, kita sangat bangga bila dapat mewujudkan pembangunan Ponpes Nusantara di Amerika Serikat,” ujarnya.

Oleh karena itu, Shamsi Ali berharap para donatur khususnya pengusaha muslim dapat berpartisipasi menginfakkan hartanya untuk menyelesaikan pembangunan ponpes tersebut.

“Saya mengajak Pak Usamah sebagai Ketua Umum Parmusi untuk membantu penggalangan donatur di Indonesia. Karena kami masih butuh biaya sekitar enam miliar lagi,” ungkap Iman.

Pada kesempatan itu Usamah menyatakan dukungan dan apresiasi tinggi terhadap Imam Shamsi Ali, yang dikenal sebagai imam masjid di New York, karena telah menginisiasi dan mempelopori pembangunan ponpes di Amerika Serikat.

“Tadi saya ditunjukkan site plan ponpes itu, bagus sekali. Konsepnya semacam Islamic boarding school. Bila anak-anak kita mondok di sana, orang tuanya bisa datang menginap di guest house.Jadi, bisa juga menjadi pusat wisata religi di Amerika Serikat. Karena lahannya sangat luas, tujuh hektar, dan lokasinya teduh,” tutur Usamah, yang berjanji akan menemui sejumlah tokoh pengusaha Islam untuk membantu penggalangan donasi. (red/Fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.