Minggu, 26 Mei 19

Pakai Kaos Gus Dur, Ahmad Dhani Sindir Kelompok NU

Pakai Kaos Gus Dur, Ahmad Dhani Sindir Kelompok NU
* Ahmad Dhani berkaos Gus Dur. (Foto: Faktual) )

Surabaya, Obsessionnews.com – Dalam sidang lanjutan kasus ujaran ‘Idiot’ di Pengadilan Negeri Surabaya,  Jawa Timur, politisi Partai Gerindra Ahmad Dhani lebih banyak diam. Ia mengaku dilarang bicara oleh polisi, Dhani hanya bercuit melalui simbol-simbol yang dia pampangkan melalui kaos dan surat.

Dalam sidang yang diadakan Selasa (19/2/2019), Dhani hadir dengan mengenakan kaus warna putih lengan panjang bergambar wajah cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU), Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Kepalanya berkopiah hitam. Baik saat di sidang maupun setelahnya, Dhani tak banyak memberikan komentar..

“Saya dilarang komentar oleh polisi,” ujarnya, singkat.

 

Baca juga:

Ahmad Dhani: Saya Ditahan Tanpa Tahu Salah Saya Apa

Ditahan di Surabaya, Fadli Zon Akan Ramaikan Kasus Ahmad Dhani

Dhani Dipindah ke Surabaya, Fadli Zon: Kesannya Kejar Tayang

Dipindah, Ahmad Dhani Pulang Kampung

 

Kaos Gus Dur yang dipakai Dhani dinilai bentuk sindiran terhadap kelompok NU. Sebab, di waktu bersamaan pendukung dan sahabatnya menyebarkan surat yang disebut ditulis Ahmad Dhani di dalam Rutan Medaeng. Isi surat menyinggung NU dan gagasan sosiologis Islam Nusantara. Di dalam surat itu Dhani mengaku Gusdurian, pengagum/pengikut ajaran Gus Dur.

Kepada wartawan, sahabat Dhani, Muhammad Irfan Yusuf, mengatakan bahwa surat itu ditulis sebagai ungkapan hati dan perasaan Dhani atas apa yang dialami, juga sikap politiknya. “Supaya teman-temannya paham,” kata salah satu cucu pendiri NU yang mendukung Prabowo-Sandiaga itu.

Empat poin tertuang dalam surat Dhani. Isinya:

Jika NU adalah…
1. ISLAM NUSANTARA… Saya bukan bagian dari ini.
2. HARUS JADI PENDUKUNG JOKOWI… Apalagi ini, saya jelas bukan bagian dari ini.
3. MEREKA YANG MENGANGGAP KELOMPOKNYA YANG PALING BENAR… Obviously not my kinda group.
4. MEREKA YANG TIDAK BELAJAR DARI SEJARAH MASA LALU… Apalagi ini, jelas bukan golongan saya.

Maka saya bukan ‘NU’ jenis ini. Saya NU pengikut Hadratussyekh Hasyim Asyari. Saya NU Gusdurian. 100 % ISLAM SAYA ISLAMNYA GUS DUR…dari dulu hingga sekarang.

Ahmad Dhani, Pondok Pesantren Medaeng-19-02-19

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.