Selasa, 24 September 19

Negara Perlu Beri Dukungan Penuh pada BNN Lakukan Upaya P4GN

Negara Perlu Beri Dukungan Penuh pada BNN Lakukan Upaya P4GN
* Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN)  Heru Winarko saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Komisi III DPR RI, Jakarta, Senin (2/9/2019). (Foto: BNN)

Jakarta, Obsessionnews.comBadan Narkotika Nasional (BNN) memenuhi undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Komisi III DPR RI, Jakarta, Senin (2/9/2019). Dalam kesempatan tersebut Kepala BNN Heru Winarko  mengungkapkan berbagai kendala yang dihadapi selama BNN melakukan upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dalam beberapa periode terakhir.

 

Baca juga:

Ditangkap Edarkan Sabu, M Terancam Hukuman Maksimal Pidana Mati

Inilah Langkah Bijak Tangani Narkotika di Indonesia

BNN-UNODC Satukan Pandangan Aparat Penegak Hukum dalam Penanganan Kasus Narkotika

 

Salah satu yang disampaikan adalah minimnya ketersediaan sumber daya manusia (SDM) dan kemampuan peralatan yang dimiliki BNN dalam mendukung upaya P4GN selama ini.

“Kami ajukan kembali tambahan anggaran tahun 2020 untuk mendanai kebutuhan yang belum disetujui dengan harapan dapat dipenuhi pada  pagu alokasi anggaran,” ujar Heru.

Kebutuhan ini diajukan berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan BNN dalam menjalankan upaya P4GN di periode 2019 ini. Heru menyampaikan di tahun 2020 BNN menggagas untuk memaksimalkan pertahanan di beberapa titik masuknya narkoba dengan meningkatkan kemampuan intelejen dan teknik informatika di beberapa posko guna memonitoring masuknya narkoba ke Indonesia.

Heru pun mengatakan saat ini pihaknya masih terus berupaya meningkatkan sinergitas dengan berbagai pihak, khususnya penyidik Polri, TNI, dan Jaksa guna mengoptimalkan uapaya rehabilitasi sesuai ketentuan hukum narkotika di Indonesia.

“Kita masih terus berupaya menyamakan persepsi antara penyidik Polri,TNI, Jaksa dan BNN RI. Semua operasi narkoba saat ini ada di Jakarta, dan kami  fokus menangani jaringan-jaringan narkoba,” tandasnya.

Menanggapai apa yang disampaikan Kepala BNN, anggota Komisi III dari Partai Nasdem Taufiqulhadi menilai negara perlu memberi dukungan penuh atas upaya P4GN yang dilakukan BNN, mengingat semakin meluasnya permasalahan narkoba hingga ke kampung-kampung. Meski keputusan tetap berada pada Badan Anggaran, Taufiq menilai ini perlu untuk didorong mengingat kondisi Indonesia yang dinyatakan darurat narkoba.

“Dukungan anggaran perlu untuk BNN. Negara mengatakan sudah darurat narkoba, namun tidak linear dalam mendukung, masih hanya sebatas retorika,” tutur Taufiq.

Sementara itu aAnggota Komisi III dari  PKB  Anwar Rahman mendesak agar BNN dapat lebih jeli mengontrol pergerakan bandar di Indonesia.

“Ada di Jawa Timur bandar sudah tertangkap, tapi keluarganya masih kaya raya,” katanya.

Pihaknya berharap agar BNN pun mempererat hubungan dengan Komisi III. Hal ini dinilai penting agar Komisi III tahu kondisi di lapangan dan seberapa besar tingkat urgensinya. (bnn/arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.