Kamis, 8 Desember 22

MUI Minta Masyarakat Hentikan Permusuhan

MUI Minta Masyarakat Hentikan Permusuhan
* Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ram memberikan ceramah di masjid Asyarif Al-Azhar, BSD, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (15/6/2018)(Foto-foto: Sutanto/Obsession Media Group)

Tangerang Selatan, Obsessionnews.com – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH Ma’ruf Amin meminta masyarakat untuk menghentikan segala sesuatu yang menimbulkan permusuhan, dan harus memperkuat tali silaturahmi antar sesama.

 

Baca Juga: KH Ma’ruf Amin Bersyukur Idul Fitri 1439 H Berjalan Khidmat

“Hari ini hari fitri, hari kasih sayang karena itu pertama silaturahim harus kita sambung, kita perkuat, jadi andai kata ada hal-hal yang kemarin ada permusuhan, harus kita hentikan, sudah selesai,” ujar Ma’ruf Amien saat bersilaturahmi di kediaman Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) H Usamah Hisyam di kawasan BSD, Tangerang Selatan, Banten, usai berkhutbah Idul Fitri di masjid Asyarif Al-Azhar, Jumat (15/6/2018).

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) List KH Ma’ruf Amien saat bersilaturahmi di kediaman Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) H Usamah Hisyam di kawasan BSD, Tangerang Selatan, Banten, usai memberikan ceramah di masjid Asyarif Al-Azhar, Jumat (15/6/2018).

Selain itu, kata Ma’ruf Amin, pergaulan juga harus diperbaiki dengan cara saling pengertian, bukan malah sebaliknya yang dapat menimbulkan permusuhan. Maka dari itu masalah tersebut harus segera diselesaikan, sehingga tidak terjadi salah pengertian, untuk itu keutuhan bangsa juga perlu ditingkatkan lagi.

“Saya kira keutuhan bangsa harus kita tingkatkan. Maka dari itu saya minta khatib-khatib jangan ada yang membuat khutbahnya tidak damai, tapi harus membangun perdamaian, kesejukan, keutuhan bangsa. Dan jangan dijadikan masjid sebagai arena untuk menyampaikan aspirasi politik,” tuturnya.

“Jangan khutbah membawa partai, sehingga Idul Fitri kehilangan maknanya,” pungkasnya. (Bal)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.