Selasa, 2 Maret 21

MUI: Kunjungan Yahya ke Israel Inisiatif Sendiri

MUI: Kunjungan Yahya ke Israel Inisiatif Sendiri
* Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Yahya Cholil Staquf.

Tangerang Selatan, Obsessionnews.com – Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) yang juga anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya hadir sebagai pembicara dalam acara The David Amar Worldwide North Africa Jewish Heritage Center di Israel, Minggu (10/6/2018).

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin menilai kunjungan Yahya ke Israel tidak ada sangkut pautnya dengan PB NU. Yahya berdiri di sana dengan tanggung jawab sendiri.

“Itu inisiatif sendiri dan tanggung jawab sendiri. Nanti kan seberapa jauh itu mempunyai pengaruh terhadap langkah-langkah Kementetuan Luar Negeri (Kemlu), apakah itu memperlancar upaya-upaya Kemlu dalam rangka mengupayakan perdamaian dengan tetap menjaga agar Palestina menjadi negara yang merdeka dan berdaulat, atau justru mengganggu. Nanti akan dilihat. Tetapi sebenarnya diplomasi yang kita inginkan tetap melalui Kemlu secara resmi,” Ujar Ma’ruf Amin saat bersilaturahmi di kediaman Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) H Usamah Hisyam di kawasan BSD, Tangerang Selatan, Banten, usai berkhutbah Idul Fitri di Masjid Asy-Syarif Al-Azhar BSD City, Jumat (15/6/2018).

Meski demikian, kata Maruf Amin, dirinya belum bisa menilai tindakan Yahya itu tepat atau tidak tepat, karena dirinya belum bertemu dengan Yahya secara langsung.

“Itulah yang belum saya dengar. Jadi tepat, tidak tepat saya harus dengar alasan dia. Saya belum dengar alasan dia. Saya belum diskusi dengan dia,” tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PB NU Said Aqil Siradj menegaskan kehadiran Yahya Cholil Staquf tak memiliki sangkut pautnya dengan PBNU sama sekali.

“Kami PB NU menyatakan bahwa kehadiran beliau atas nama pribadi sama sekali tidak ada sangkutpautnya dengan PBNU sekali lagi kehadiran ke seminar itu pribadi sifatnya,” kata Said Aqil diketerangannya di Jakarta, Selasa (12/6/2018).

Ia mengatakan, PB NU sejak dahulu dan seterusnya akan berpihak pada Palestina.

“Mari kita tegakkan keadilan, mari kita dukung Palestina dalam merebutkan kemerdekaannya dan mendapatkan haknya sebagai bangsa yang merdeka bangsa yang diakui ekstitensinya di dunia Internasional. Sampai kapanpun PB NU akan memperjuangkan kemerdekaan untuk Palestina,” tegas Said. (Bal)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.