Rabu, 25 Mei 22

Mewujudkan Inklusi Keuangan Melalui Produk dan Layanan Pegadaian

Mewujudkan Inklusi Keuangan Melalui Produk dan Layanan Pegadaian
* Direktur I Pegadaian Harianto Widodo.

Jakarta, Obsessionnews.comBUMN Marketeers Club kembali mengadakan forum ke-47, di mana Pegadaian menjadi tuan rumah pada kesempatan kali ini. Acara dibuka oleh Hermawan Kartajaya selaku Founder & Chairman MarkPlus, Inc. yang kemudian dilanjutkan dengan presentasi menarik dari Direktur I Pegadaian Harianto Widodo.

Foto bersama seluruh peserta BUMN Marketeers CLUB ke-47.
Foto bersama seluruh peserta BUMN Marketeers CLUB ke-47.

Pada sambutan pembukaan Hermawan mengatakan, acara ini merupakan bentuk dukungan terhadap semboyan “kerja, kerja, kerja” yang diusung oleh Menteri BUMN Rini Soemarno.

“Menteri BUMN Rini pernah hadir saat Pertamina menjadi host.  Beliau akan selalu mendukung BUMN yang melakukan upaya branding yang kuat dan membuka diri untuk kolaborasi,” kata  Hermawan dalam siaran pers yang diterima Obsessionnews.com, Kamis (27/10/2016).

Sementara itu Harianto menjelaskan mengapa dirinya mengangkat tema inklusi keuangan pada forum kali ini. “Inklusi keuangan ini penting, mengapa? Karena terdapat relevansi antara tingkat kemakmuran masyarakat dengan inklusi keuangan mereka. Saat ini tingkat inklusi keuangan masyarakat Indonesia baru sekitar 20%-an. Diharapkan tahun 2019 bisa tumbuh mencapai 75%,” ujar Harianto.

Dalam rangka mendukung upaya tersebut Pegadaian telah melakukan berbagai inovasi guna membantu masyarakat, khususnya kelas menengah ke bawah. Harianto menyampaikan bahwa Pegadaian akan selalu berusaha memberikan pelayanan pembiayaan tercepat, termudah, dan teraman.

“Sesuai visi dan misi kami bahwa Pegadaian akan membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat golongan menengah ke bawah,” tuturnya.

Dalam rangka memenuhi harapan masyarakat atas jasa keuangan Pegadaian telah mengembangkan berbagai jenis produk.

“Ada tiga fase, fase awal seperti pemberian kredit gadai agunan emas dan non emas, fase kedua mencakup pemberian kredit fidusia, dan fase ketiga seperti gadai bisnis, gadai fleksi, arum haji,” jelas Harianto.

Pegadaian juga mengeluarkan program tabungan emas agar masyarakat di Indonesia dapat berinvestasi emas secara aman. Sebelum sesi diskusi dan tanya jawab forum BUMN Marketeers Club Harianto menambahkan bahwa demi memenuhi ekspektasi pelanggan Pegadaian memastikan bahwa point of sales mereka sudah tersebar sampai tingkat kelurahan, desa, ataupun pulau terluar.

“ Kantor cabang kami 4500 dan 12 kantor wilayah, Itu semua sudah terintegrasi secara online dan realtime,” pungkasnya.  (@arif_rhakim)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.