Jumat, 12 Agustus 22

Manuver Nancy Peloci di Taiwan

Manuver Nancy Peloci di Taiwan
* Hendrajit. (Foto: dok. pribadi)

Oleh: Hendrajit, Pengkaji Geopolitik dan Direktur Eksekutif Global Future Institute (GFI).

Manuver Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS) Nancy Peloci untuk memprovokasi China menyerang Taiwan rupanya tidak digubris Beijing. China paham betul strategi Indo-Pasifik AS adalah untuk menggalang negara-negara Asia dan Pasifik Selatan yang masih abu-abu untuk bersekutu dengan AS-NATO. Sekaligus mencari alasan untuk mengerahkan pasukan lebih banyak lagi ke Laut China Selatan.

ASEAN yang kecewa berat gegara cuma digelontorksn dana 150 juta dolar AS untuk 10 negara, dan itu pun 60 persen dari total dana buat bidang keamanan maritim, lama-lama malas juga meladeni kampanye bendung China ala AS.

Bagi Filipina yang sebenarnya sekutu AS tapi di zaman Presiden Duterte cukup mesra dengan China, ternyata Beijing pernah memberi dana ke Filipina untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di Manila.

Tahu berapa jumlah dana bantuan China untuk membantu atasi kemacetan lalu lintas di Manila? 150 juta dolar AS. Ini artinya sama jumlahnya dengan yang diberikan untuk 10 negara ASEAN. Jadi wajar aja kalau negara-negara ASEAN tidak antusias merespons strategi Indo-Pasifik AS.

Pikir mereka, mengajak bersekutu kok hitungan. Itu sebab mengapa Nancy Pelocy ibarat anak panah api yang ditembakkan dari Washington ke Taipei untuk mengobarkan api yang dikiranya rumput kering. Nggak tahunya rumput basah habis diterpa hujan.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.