Rabu, 25 Mei 22

Luhut B Pandjaitan Anggap Positif Reshuffle Jilid II

Luhut B Pandjaitan Anggap Positif Reshuffle Jilid II
* Luhut binsar Pandjaitan.

Jakarta, Obsessionnews.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) tadi siang Rabu (27/7/2016) melakukan perombakan atau reshuffle kabinet jilid II. Sebanyak 13 jabatan kementerian mengalami perubahan. Salah satunya di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Kemenko Maritim).

Sebelumnya kementerian tersebut diduduki oleh Rizal Ramli sejak 12 Agustus 2015, menggantikan Indroyono Soesilo. Namun akhirnya kepemimpinan Rizal di kementerian ini diduduki oleh Luhur Binsar Panjaitan setelah dilakukan reshuffle jilid II.

Menurut Jokowi, pergantian tersebut didasari alasan karena Indonesia sedang dihadapi dengan tantangan yang membutuhkan solusi dengan cepat.

“Kecepatan kita dalam bertindak dan memutuskan. Langsung dirasakan rakyat baik jangka pendek, menengah dan panjang,” kata Jokowi di Istana Negara.

Setelah dilantik atas jabatan barunya, Luhut sendiri masih belum mengetahui seperti apa gambaran tugas yang akan dilaksanakannya.

Menurutnya, reshuffle yang dilakukan Presiden sudah bagus, ia menerima idirnya menjadi Menko Maritim.

“Saya kira sudah bagus. Presiden sudah mengumumkan. Saya jadi Menko Maritim. Ini tugas baru,” kata dia saat ditemui di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (27/7).

Rencananya, serah terima jabatan akan dilakukan esok hari, namun belum dipastikan pukul berapa dilakukan.

“Kita sepakati saja. Sore-sore biar selesai persiapan kami sertijab,” demikian Luhut.

Sebelumnya di Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Luhut baru saja menyikapi soal polemik mengenai terorisme, dengan menangkap kawanan Muhajidin Indonesia Timur.

Seperti diketahui Presiden Jokowi melakukan reshuffle jilid I pada Agustus 2015.

Luhut merupakan pria kelahiran Simargala, Huta Manora, Toba Samosir, Sumatera Utara 28 September 1947. Ia suami Devi Simatupang, dan ayah Paulina Panjaitan, David Panjaitan, Paulus Panjaitan dan Kerri Panjaitan.

Pria ini juga banyak meraih prestasi. Luhut mendapat promosi pangkat jenderal berbintang tiga saat ia dipercaya sebagai Komandan Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Darat di Bandung. Kemudian ia menjabat menteri dan dianugerahi pangkat jenderal berbintang empat purnawirawan.

Selain itu, Ia juga menerima penghargaan Adimakayasa. Penghargaan tersebut merupakan penghargaan terhormat di Akademi Militer selepas pendidikan dari Akademi Militer dengan pangkat letnan dua, langsung bertugas di Kopassus.

Luhut pernah menjabat menjadi Komandan Pusat Pendidikan Kopassus di Batujajar, Bandung. Selain itu dia juga pernah menjadi asisten Operasi di Markas Kopassus serta Komandan pertama Detasemen 81 yang sekarang disebut Detasemen Penanggulangan Teror atau Gultor 81. Satuan detasemen yang sangat disegani dan secara khusus menangani masalah teroris saat itu. (@aprilia_rahapit)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.