Rabu, 18 September 19

KPU Bolehkan Peserta Pemilu Kampanye di Medsos

KPU Bolehkan Peserta Pemilu Kampanye di Medsos
* Ilustrasi Kampanye di Media Sosial. (Foto: Tempo.co)

Jakarta, Obsessionnews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) membolehkan iklan kampanye di media sosial, mengingat hal itu tidak diatur dalam Peraturan KPU nomor 20 tahun 2018 tentang pemilu.

“Kampanye di media sosial itu kan, memang boleh. Iklan di media sosial, dengan media massa dua hal yang berbeda,” kata Komisioner KPU, Wahyu Setiawan di kantornya, Jakarta, Rabu (27/2/2019).

 

Baca juga:

Wujudkan Pemilu Jurdil Bawaslu Gandeng IMM

Pemilu 2019 PDI-P Juaranya

KTP-el WNA Tak Bisa Dipakai Memilih dalam Pemilu

 

Begitu juga menurut Wahyu, tidak ada larangan jika ada peserta pemilu ingin kampanye di media sosial. Hanya saja, yang diatur iklan kampanye di media massa.

“Boleh, peserta pemilu itu dapat berkampanye di media sosial. Tidak diatur, yang diatur adalah di televisi, radio, koran, dan media daring,” katanya.

Wahyu menjelaskan, untuk mengantisipasi kampanye bermuatan negatif, peserta pemilu wajib mendaftarkan akun resminya kepada KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). 

Hal ini memudahkan KPU dan Bawaslu melakukan pemantauan. Jika ditemukan konten-konten yang melanggar ketentuan kampanye, maka Bawaslu dan KPU dapat memberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

Pelanggar, juga berpotensi untuk dikenai sanksi Undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Oleh karenanya, Wahyu berpesan supaya peserta pemilu berhati-hati dan bijaksana dalam menggunakan media sosial, terutama jika membuat konten tentang kampanye.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.