Sabtu, 4 Desember 21

Breaking News
  • No items

Keren! Inilah Kaos Teman Ahok Model Terbaru

Keren! Inilah Kaos Teman Ahok Model Terbaru
* Amalia Ayuningtyas dan tiga pendiri Teman Ahok lainnya berkaos Teman Ahok model terbaru. (Foto: Teman Ahok)

Jakarta, Obsessionnews – Pucuk dicinta ulam tiba. Akhirnya apa yang ditunggu-tunggu fans Ahok menjadi kenyataan. Komunitas relawan Teman Ahok meluncurkan kaos Teman Ahok model terbaru, Minggu (20/3/2016) melalui akun Twitter @temanAhok. (Baca: Pesanan Kaos Membludak, Teman Ahok Kelabakan)

Selamat pagi teman-teman. Ini model terbaru kaos Teman Ahok,” kicaunya.

Akun Twitter @temanAhok mengunggah sebuah foto empat pendiri Teman Ahok yang berkaos hitam yang disebutnya model terbaru itu. Salah seorang di antaranya adalah Amalia Ayuningtyas, yang populer sebagai juru bicara komunitas relawan tersebut. (Baca: Wow, Asyik! Ada 20 Booth Teman Ahok di Tempat Keren)

Di T-shirt di bagian dada kanan tertulis “Ahok Independen”, dan di bagian dada kiri tertulis “Teman Ahok”. Wow, keren! Sedangkan kaos model lama di bagian depan tertulis “KTP Gue Buat Ahok Independen 2017”.

Kaos Ahok model lama laris manis. Karena membludaknya pesanan, Teman Ahok kelabakan dan mencetak lagi. “Karena pesanan membludak. Kita lagi cetak lagi kaos official Teman. Sabar ya teman-teman,” kicau akun Twitter @temanAhok, Jumat (18/3).

Kini Teman Ahok menghadirkan kaos model baru, yang diharapkan juga laku keras seperti model lama. Kaos dijual secara online di Toko Teman Ahok.

Duet Ahok-Heru yang diusung Teman Ahok dideklarasikan Senin 7 Maret 2016.
Duet Ahok-Heru yang diusung Teman Ahok dideklarasikan Senin 7 Maret 2016.

Ahok, sapaan beken Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, akan maju kembali sebagai calon gubernur pada Pilkada DKI 2017 melalui jalur independen. Ia memilih Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Heru Budi Hartono sebagai wakilnya. Duet Ahok-Heru yang diusung oleh resmi dideklarasikan pada Senin (7/3/2016). (Baca: Ahok-Heru Bawa Berkah Bagi Mal)

Ahok-Heru membutuhkan dukungan sejuta KTP. Ahok tidak pernah memberi dana kepada Teman Ahok untuk biaya melakukan gerakan pengumpulan sejuta KTP. Teman Ahok sendiri tidak pernah minta duit kepada Ahok. Mereka dengan tulus mengumpulkan KTP agar Ahok-Heru mendapat tiket berlaga di Pilkada DKI 2017. (Baca: Nasdem Tak Merasa Terhina Dukung Ahok)

Adapun biaya operasional gerakan sejuta KTP diperoleh dari keuntungan penjualan kaos. Selain itu Teman Ahok juga berjualan gelang dan kalender. Modal awal diperoleh dari simpatisan Ahok yang berasal dari kocek pribadi sebesar Rp 500 juta. Nah, uang itu kemudian diputar untuk berjualan kaos dan gelang. Sedangkan kalender 2016 sumbangan dari seorang pengusaha. (Baca: PDI-P Dukung Ahok-Heru di Detik-detik Terakhir Pendaftaran?)

Setelah mendapat bantuan dana di awal pendiriannya, Teman Ahok tidak mau lagi menerima bantuan uang dari siapapun. Teman Ahok mempersilakan membeli kaos, gelang, dan kalender. (Baca: Dahsyat! Mengalir Deras Dukungan untuk Duet Ahok-Heru)

Dari hasil penjualan kaos, gelang, dan kalender ini Teman Ahok mampu mendirikan posko di kelurahan-kelurahan di seluruh wilayah di DKI. Juga mendirikan 20 booth di mal, restoran, galeri lukisan, dan sekolah fotografi. (Baca: Darwis Triadi Dukung Ahok-Heru)

Penyebaran fomulir dukungan untuk Ahok-Heru mulai efektif Jumat (11/3). Adapun total perolehan KTP hingga Sabtu (19/3) sebanyak 166.404 KTP.

Teman Ahok harus bekerja keras lagi untuk memperoleh sejuta KTP. Teman Ahok menargetkan syarat minimum yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebanyak 532.000 KTP tercapai pada akhir Mei 2016, dan target sejuta KTP terealisir pada akhir Juni 2016. Pendaftaran calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI pada Agustus 2016. Sedangkan Pilkada akan digelar 15 Februari 2017.

Mahkamah Konstitusi pada September 2015 mengubah aturan persyaratan pencalonan kepala daerah bagi calon independen untuk Pilkada 2017. Sebelumnya calon independen berdasarkan persentase penduduk, lalu diubah cukup berdasarkan persentase daftar pemilih tetap (DPT) dalam pemilu sebelumnya. Untuk Provinsi DKI Jakarta syarat minimalnya adalah 532.000 KTP.

Ahok meminta Teman Ahok tetap mengumpulkan sejuta KTP sesuai target awal. Ahok beralasan apabila ada KTP yang diverifikasi KPUD DKI dan dianggap tak memenuhi syarat, masih ada stok.

Sebelumnya Partai Nasdem secara resmi mendeklarasikan dukungannya pada Ahok, Jumat (12/2). Dukungan partai besutan Surya Paloh ini tanpa syarat, yakni Ahok dipersilakan maju lewat jalur independen, dan Nasdem membantu Teman Ahok dalam percepatan pengumpulan sejuta KTP.

Ahok berharap partai-partai lain mendukungnya tanpa syarat seperti Nasdem. Ia menyebut Hanura , PKB, dan PAN memberi sinyal bakal mendukungnya. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.