Minggu, 25 Agustus 19

JK Tak Setuju Pendiri Go-Jek Jadi Menteri

JK Tak Setuju Pendiri Go-Jek Jadi Menteri
* Nadiem Makarim bertemu dengan Jusuf Kalla. (Foto: Istana Wapres)

Jakarta, Obsessionnews.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah mencari anak muda dari kalangan milenial untuk menjadi menteri di Kabinet Kerja jilid II. Salah satu nama yang senter terdengar adalah pendiri ojek online Go-Jek Nadiem Makarim.

Namun, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) berharap para pebisnis muda yang sukses tidak selalu didorong untuk mengisi posisi jabatan politik, yakni menteri. Ia sendiri tidak setuju jika pebisnis seperti Nadiem diangkat menjadi menteri.

Menurut JK, sebaiknya para pebisnis muda dibiarkan fokus dalam pengembangan kewirausahawa atau entrepeneur. Hal itu disampaikan JK untuk menanggapi peluang Nadiem dalam menteri kabinet pada Pemerintahan Jokowi- Ma’ruf Amin mendatang.

“Jadi jangan anak-anak muda yang sukses di bisnis di dorong-dorong jadi birokrat. Jangan, lebih penting dia di sini (enterpreneur),” ujar JK usai bertemu dengan Nadiem di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (16/7).

Menurut JK, Nadiem telah terbukti sukses mengembangkan bisnis layanan transportasi daring. Ia menilai, Nadiem adalah sosok yang bagus di dalam maupun di luar negeri.
Sementara itu, posisi menteri, menurut JK, terbatas hanya di satu bidang.

“Dia sudah terbukti di bidangnya. Orang seperti Nadiem ini yang di Indoneisa bagus di luar negeri bagus. Menteri ini terbatas bidangnya. Yang dibutuhkan bangsa ini entrepreneur,” ujar JK.

Selain itu, kata JK, keinginan orang untuk menjadi menteri lebih besar dibandingkan untuk menjadi pebisnis. Karena itu, ia berharap Nadiem tetap fokus di bidang enterpreneur. “Kalau jadi menteri banyak yang mau, kalau entrepreneur tidak banyak apalagi sebesar itu,” kata JK. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.