Rabu, 21 Oktober 20

Inilah Arti Kemerdekaan Versi KPK

Inilah Arti Kemerdekaan Versi KPK

Jakarta – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad mengaku Indonesia masih dijajah secara ekonomi. Akibatnya tindak pidana korupsi marak terjadi dihampir semu level pemerintahan. Oleh karena itu, Abraham mengajak seluruh elemen masyakat bisa merancang visi misi untuk membebaskan diri dari penjajahan ekonomi yang sedang dirasakan.

“Salah satu bentuk kebebasan adalah bebas dari penjajahan ekonomi dan dampak penjajahan ekonomi semakin maraknya kejahatan-kejahatan korupsi,” kata Abraham di kantornya, Jakarta, Jumat (15/8/2014).

Indonesia sudah merdeka sejak 69 tahun lalu. Mestinya Indonesia sudah menjadi sebuah negara yang mampu mensejahrerakan rakyatnya. 69 tahun dikatakan bukanlah waktu yang singkat. “Semoga di hari ke-69 ini Indonesia jadi sejahtera, dan disegani di seluruh dunia,” ujar Abraham.

Masyarakat Indonesia juga diminta harus bersatu padu, bekerjasama untuk terus mendidik masyarakat sehingga bisa tercipta budaya antikorupsi. “Seluruh elemen masyarakat harus terus bersatu memerangi korupsi, itu lah makna kemerdekaan saat ini,” ujar dia.

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengajak pemerintah, penyelenggara negara, dan masyarakat untuk mendeklarasikan diri melawan korupsi konstitusi pada peringatan hari kemerdekaan RI 17 Agustus nanti. Bambang mengatakan, korupsi konstitusi telah terjadi karena penyelenggara negara cenderung menyalahgunakan kekuasaannya yang diberikan konstitusi.

Bambang melanjutkan, korupsi konstitusi telah mendelegitimasi tujuan untuk memuliakan harkat kemanusiaan. Korupsi konstitusi juga menciptakan kemiskinan. Bambang pun berharap presiden yang baru memiliki tekad kuat dan komitmen tegas, serta semangat untuk mewujudkan amanat konstitusi, di antaranya bebas dari penjajahan dan eksploitasi. (Has)

 

Related posts