Selasa, 24 September 19

Ini Target Indonesia Datangkan Wisman yang Berkapal Pesiar

Ini Target Indonesia Datangkan Wisman yang Berkapal Pesiar
* Ketua Tim Percepatan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata Indroyono Soesilo saat mengikuti konferensi wisata kapal pesiar dalam ajang Cruise Lines International Association (CLIA) Cruise-360 Australasia di Sydney, Australia, Jumat (30/8/2019). (Foto: Kemenpar)

Jakarta, Obsessionnews.com – Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia dengan menggunakan kapal pesiar  terus tumbuh, terutama pada tiga tahun terakhir. Target kedatangan wisman melalui jalur kapal pesiar pada 2019 akan mencapai sekitar 430 ribu orang.

 

Baca juga:

ASITA Siap Dukung Pemerintah Datangkan 20 Juta Wisman

Jaring Wisman Perbatasan Timor Leste Melalui Balap Motor

Festival Yoga Internasional Peluang Emas Datangkan Wisman ke Candi Prambanan

 

Ketua Tim Percepatan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Indroyono Soesilo mengatakan, sasaran Indonesia adalah meningkatkan jumlah kedatangan wisman yang datang menggunakan kapal pesiar.

“Sebab potensinya masih sangat besar. Wisatawan cruise ini bisa kita arahkan untuk berkunjung ke destinasi-destinasi wisata di kepulauan nusantara,” kata Indroyono saat mengikuti konferensi wisata kapal pesiar dalam ajang Cruise Lines International Association (CLIA) Cruise-360 Australasia di Sydney, Australia, Jumat (30/8/2019).

Dikutip obsessionnews.com dari keterangan tertulis Kemenpar, Selasa (2/9), disebutkan Indroyono hadir bersama anggota delegasi dari Kemenpar, Kemenko Kemaritiman, Pelindo III, Pelni, Konsulat Jenderal RI di Sydney, Visit Indonesia Tourism Office-Sydney, dan Destination Asia Corp.

Indroyono  menjelaskan potensi pasar wisman dari kapal pesiar di wilayah Asia Timur mencapai 2 juta orang pertahun. Sedangkan dari Australia dan Selandia Baru mencapai 1,3 juta orang pertahun.

“Jumlah itu merupakan peningkatan rata-rata 20 persen pertahunnya. Sedangkan jumlah singgah kapal pesiar di pelabuhan-pelabuhan Indonesia (calls) pada 2019 ditargetkan mencapai 667 calls, atau kenaikan rata-rata 17,7 persen pertahun,” katanya.

Indroyono menambahkan, alasan itu juga yang membuat Indonesia untuk pertama kalinya berpartisipasi dalam ajang CLIA Cruise-360. Kegiatan diawali dengan pertemuan Pra-Konferensi pada 28-29 Agustus 2019.

 

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.