Rabu, 24 April 19

Ini Pentingnya Pelihara Semangat Musyawarah dan Mufakat

Ini Pentingnya Pelihara Semangat Musyawarah dan Mufakat
* kegiatan Pendidikan Politik Partai Golkar untuk kalangan tokoh masyarakat, masyarakat adat dan perempuan di SKB Muara Bungo, Jambi, pada Minggu 13 Januari 2019. (foto: Istimewa)

Jambi, Obsessionnews.com – Belakangan ini polarisasi politik di masyarakat Indonesia makin menguat karena tajamnya perbedaan pilihan politik di masyarakat. Ada kecenderungan yang memaksakan pilihannya kepada orang lain, karena pilihan tersebut dianggap pilihan yang paling benar.

Akibatnya aksi saling memaksakan ini sering kali memecah belah persaudaraan yang selama ini dijaga dan dipelihara dengan baik. Situasi ini berlangsung sejak media sosial menjadi saluran informasi dan komunikasi yang dominan di masyarakat.

Hal itu ditanggapi oleh caleg Partai Golkar untuk Dapil Jambi Harry Waluyo Sajati dalam kegiatan Pendidikan Politik Partai Golkar untuk kalangan tokoh masyarakat, masyarakat adat dan perempuan di SKB Muara Bungo, Jambi,  Minggu (13/1/2019).

Dari keterangan tertulis yang diterima Obsessionnews.com pada Senin (14/1/2019) Harry mengungkapkan, demokrasi seharusnya menyatukan dan memperkuat persaudaraan, lalu Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019 sebagai proses menuju demokrasi adalah pemersatu bangsa.

“Apapun pilihan kita, setelah pemilu kita harus menghormati hasilnya. Hasil pemilu menjadi pemersatu bangsa untuk bersama-sama berkarya demi kemajuan Indonesia, untuk itu, pentingnya memelihara semangat musyawarah dan mufakat,” ujarnya.

Pria kelahiran Kota Medan, 3 Desember 1983 ini mengakui, pemilu memang menganut sistem one man one vote, tetapi cukup hanya dalam menentukan orang menggunakan sistem voting.

“Terhadap masalah-masalah kebijakan, kita perlu kedepankan musyawarah mufakat, agar semua aspirasi anak bangsa dapat terakomodasi dengan baik sehingga kerukunan dan persatuan bangsa tetap terpelihara,” pungkas Harry.

Hadir dalam acara tersebut H. Surianto yang membawakan tema “Politik dalam Islam” dan Wanto Suryadi dengan tema “Demokrasi yang Jujur dan Adil”, dengan moderator Hardi. Acara serupa sebelumnya juga diadakan pada tanggal 23 Desember 2018 di Rimbo Bujang, Muara Tebo, Jambi. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.