Sabtu, 1 Oktober 22

Impian Indonesia Jadi Produsen Halal Nomor Satu Dunia Bukan Hal yang Mustahil 

Impian Indonesia Jadi Produsen Halal Nomor Satu Dunia Bukan Hal yang Mustahil 
* Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Muhammad Kementerian Agama (Kemenag) Aqil Irham (tengah) mengajak pengusaha ritel berkontribusi menjadikan Indonesia sebagai produsen halal nomor satu dunia. (Foto: Humas Kemenag)

Obsessionnews.com – Para pengusaha  ritel diajak berkontribusi untuk menjadikan Indonesia sebagai produsen halal nomor satu dunia.

Hal ini dikemukakan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) Muhammad Aqil Irham sebelum  menyerahkan sertifikat halal kepada PT Matahari Putra Prima (MPPA) di Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (27/7/2022).

 

Baca juga:

Targetkan 4.000 Responden, BPJPH Kemenag Selenggarakan Survei Kepuasan Layanan Sertifikasi Halal

Wapres: UMKM Perlu Dukungan Sertifikasi Halal

Terbitkan Sertifikasi Halal Gratis bagi UMK, Langkah Konkret Kemenag Dukung Produk Dalam Negeri

 

 

“Jumlah produk ritel di Indonesia ini besar. Jika industri ritel berkontribusi (dalam sertifikasi halal), dapat mendorong Indonesia merangsek masuk jadi nomor satu dunia sebagai produsen produk halal. Tahun ini targetnya menjadi produsen halal sektor food & beverages,” tutur Aqil.

Dikutip dari keterangan tertulis Humas Kemenag, Kamis (28/7), dalam kesempatan tersebut Aqil mengapresiasi PT MPPA yang telah melakukan proses sertifikasi halal bagi produk-produknya.

“PT MPPA ini telah selesai melakukan proses sertifikasi halal bagi 73.000 produk dari 130 lebih gerainya di seluruh Indonesia,” ujarnya.

“Produknya pun beragam dari mulai ikan, daging, bakeri, buah, sayur, makanan siap saji, minuman juga services dan retailer gerainya,” imbuhnya.

Aqil mengatakan, bila hal ini diikuti industri ritel lainnya maka impian Indonesia menjadi produsen halal nomor satu dunia bukan hal yang mustahil.

“Kami berharap ini bisa ditularkan kepada pelaku ritel lainnya,” ucapnya.

Sertifikat halal ini diterima oleh Direktur Operasional Big Format Anto Suwartono dan disaksikan oleh Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) Roy Nicolas Mandey,  CEO PT MPPA Elliot J. Dickson dan juga para konsumen yang tengah berbelanja didalam salah satu gerainya di dalam Mall Cibubur Junction.

PT MPPA diketahui selama ini memegang merek dagang Hypermart, Foodmart Supermarket, Hyfresh Supermarket, Primo Supermarket, Foodmart Express. Saat ini PT MPPA telah memiliki tujuh sertifikat halal, yang tercatat pada akun Sistem Informasi Halal (SIHALAL), dengan nomor: ID00410000228361121, ID00410000218561121, ID00410000228921121, ID00420000218441121, ID00410000227811121, ID00420000224321121, ID00410000229531121.

Menurut Aqil, dengan adanya sertifikat halal ini akan menambah keyakinan konsumen dalam mengonsumsi produk. Ia mengingatkan bahwa saat ini halal bukan lagi soal isu agama.

“Ini sudah menjadi gaya hidup bahkan bagi masyarakat domestik hingga global, halal menjadi standar mutu kualitas terbaik,” tandasnya.

Hal serupa dikatakan oleh Ketua Umum APRINDO Roy Nicolas Mendey. Ia pun menyampaikan ucapan terima kepada BPJPH yang telah mendukung industri ritel Indonesia.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan BPJPH. Karena seperti yang kita ketahui kepengurusan halal bukanlah hal yang mudah bagi kami, banyak syarat dan juga mutu yang harus dinilai, kami jaga, dan pertahankan. Maka hari ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam memajukan produk halal Indonesia,” tutur Roy. (red/arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.