Sabtu, 1 Oktober 22

Terbitkan Sertifikasi Halal Gratis bagi UMK, Langkah Konkret Kemenag Dukung Produk Dalam Negeri

Terbitkan Sertifikasi Halal Gratis bagi UMK, Langkah Konkret Kemenag Dukung Produk Dalam Negeri
* Sekjen Kementerian Agama Nizar. (Foto: Humas Kemenag)

Jakarta, obsessionnews.com – Dewasa ini pemerintah tengah gencar menyosialisasikan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Selain memacu kembali roda perekonomian, hal itu diharapkan juga dilakukan memicu geliat isaha mikro dan kecil (UMK).

 

 

Baca juga:

Ini Kabar Gembira! BPJPH Kemenag Buka Pengajuan Sertifikasi Halal Gratis untuk UMK

NACIFIC Terima Sertifikasi Halal

Wapres Minta Sertifikasi Halal Produk UMKM Dipermudah

 

 

Program P3DN ini diharapkan dapat menjadi solusi atas menurunnya daya beli masyarakat akibat pandemi yang melanda hampir seluruh dunia dalam kurun dua tahun terakhir.

“Kementerian Agama (Kemenag) sangat mendukung program P3DN ini, dan salah satu langkah konkretnya adalah dengan menerbitkan sertifikat halal gratis bagi UMK dalam program Sertifikat Halal Gratis (Sehati),” ujar Sekjen Kemenag Nizar di Jakarta, Kamis (14/4/2022), sebagaimana dikutip dari situs kemenag.go.id.

Ia menerangkan, tahun 2022 Kemenag menargetkan 10 juta produk UMK bersertifikat halal. Ini merupakan usaha untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan juga memberikan rasa aman bagi masyarakat atas penggunaan produk dalam negeri.

Menurut Nizar, program Sehati ini benar-benar digarap serius oleh Kemenag. Selain sertifikasi gratis, Kemenag juga melakukan pelatihan kepada 100.000 pendamping proses produk halal untuk mendukung self declare produk-produk UMK.

“Kemenag juga memberikan edukasi dan literasi halal UMK, melakukan ekspor produk halal, bekerja sama dengan marketplace untuk placement merchant produk halal UMK dan melakukan kampanye beli produk halal dengan hastag #beliyanghalal,” tutur Nizar.

Dia yakin sepenuhnya bahwa dengan sertifikat halal ini, penggunaan produk halal di dalam negeri dapat meningkat dan geliat ekonomi bisa kembali bangkit. (red/arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.