Jumat, 2 Oktober 20

FOTO Konferensi Pers ‘Menunggu Presiden Membenahi Tenis Meja Indonesia’

FOTO Konferensi Pers ‘Menunggu Presiden Membenahi Tenis Meja Indonesia’
* Penggiat tenis meja nasional Singgih Yehezkiel (kiri) dan warrawan senior Sahrudi Rais sebagai moderator dalam konferensi pers bertema "Menunggu Presiden Membenahi Tenis Meja Indonesia" di Wisma Intra Asia, Jakarta Selatan, Jumat (31/1/2020).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta secepatnya turun tangan membenahi tenis meja Indonesia. Saat ini terdapat trialisme atau tiga kepengurusan Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI), yakni PB PTMSI di bawah kepemimpinan Ketua Umum Lukman Edi, PB PTMSI di bawah kepemimpinan Ketua Umum Peter Layardi Lay, dan PP PTMSI di bawah kepemimpinan Ketua Umum Oegroseno. Jokowi diminta menyatukan ketiga kubu tersebut.

 

Baca juga: 

Singgih Yehezkiel Minta Presiden Jokowi Turun Tangan Membenahi PTMSI

Singgih Yehezkiel Juara Veteran Turnamen Tenis Meja ITTC Cup 1 se-Bekasi Raya

Singgih Yehezkiel Didaulat Benahi Tenis Meja Nasional

Singgih: Konflik di Tubuh PTMSI, Atlet Kehilangan Rezeki

 

Permintaan itu disampaikan penggiat tenis meja nasional Singgih Yehezkiel dalam konferensi pers bertema “Menunggu Presiden Membenahi Tenis Meja Indonesia” di Wisma Intra Asia, Jakarta Selatan, Jumat (31/1/2020). Singgih didampingi pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat yang juga mantan atlet tenis meja Lieng Lieng Agustin, penggiat tenis meja Johnny Latuheru, dan seorang pengacara, Geovani. Bertindak sebagai moderator adalah wartawan senior Sahrudi Rais.

Konferensi pers itu digelar sebagai tindak lanjut dari surat terbuka yang dikirim Singgih kepada Presiden Jokowi pada Selasa 28 Januari 2020. Surat tersebut ditembuskan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga, Ketua Umum KONI Pusat, dan pimpinan Komisi X DPR RI. (Foto: Edwin B/Obsession News)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.