Empat Tahun Pemerintahan Jokowi Bangun Jalan Tol 782 Km

Jakarta, Obsessionnews.com – Duet Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) memenangkan Pilpres 2014. Mereka mengalahkan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Jokowi-JK dilantik sebagai Presiden RI dan Wakl Presiden pada 20 Oktober 2014. Dalam masa empat tahun pemerintahan Jokowi berhasil membangun jalan tol kurang lebih sepanjang 782 km, sementara sebelumnya selama 40 tahun Indonesia hanya mampu membangun 780 km. Hal ini karena pemerintah sudah menguasai lapangannya. “Kunci-kunci masalah kenapa sih jalan tol itu tidak pernah selesai bertahun-tahun. Ini kita sudah mengerti dan cara menyelesaikannya seperti apa kita mengerti betul karena lapangannya terus saya ikuti,” kata Presiden Jokowi saat berkunjung dan berdialog dengan jajaran pimpinan Jawa Pos, di Graha Pena, Surabaya, Sabutu (2/2/2019) siang seperti dilansir situs resmi Sekretariat Kabinet, Minggu (3/2). Jokowi memberikan gambaran, sejak 1978 saat jalan tol Jagorawi dibangun semua negara melihat itu selesai, manajemennya seperti apa, konstruksi seperti apa, jalan tol itu seperti apa sih. “Semua pada melihat, Malaysia melihat, Vietnam melihat, Thailand melihat, Filipina melihat, negara di dekat-dekat kita ini melihat semuanya karena sesuatu yang baru,” tutur Jokowi. Tapi, dalam kurun waktu sampai 2014, berarti hampir 40 tahun, lanjutnya, 40 tahun kita hanya bisa membangun 780 kilometer. “Dari sejak jalan tol pertama kita bangun di Jagorawi, 40 tahun kita hanya bisa membangun 780 kilometer,” ujar Jokowi. Baca juga:Dikunjungi Jokowi, Popularitas Benteng Van den Bosch MelambungJK Ingatkan Jokowi Tak Pikirkan Hasil SurveiIni Kicauan Warganet di Twitter dengan Tagar #JokowiPilihanTepat Baca halaman selanjutnyaPembebasan Tanah Menurutnya, problemnya di pembebasan tanah, di pengadaan tanah. Yang kedua juga banyaknya tanah-tanah yang berkaitan dengan instansi. Ia memberikan contoh misalnya tol Samarinda – Balikpapan, itu ada dua penyebabnya di sana, lewat lahan konservasi, yang kedua lewat tanahnya kodam. “Jadi kalau kita tidak mengerti yang menyelesaikan enggak ada. Yang menyelesaikan ya kita, kalau kita mengerti ya baru (bisa diselesaikan). Saya telepon Panglima, dua minggu rampung. Hal-hal yang berkaitan dengan konservasi itu juga ada kok payung hukumnya, bisa diberikan, untuk kepentingan apa bisa. Saya telepon Menteri LHK, juga rampung,” ungkapnya. Kunci-kunci seperti itu, menurut Jokowi, yang sekarang kita sudah mengerti. Sehingga dalam empat tahun ini saja pemerintah sudah selesai membangun jalan tol sepanjang 782 kilometer, termasuk tol Jakarta-Surabaya-Pasuruan. “Selama empat tahun itu kita telah membangun 782 kilometer. Dan hitungan kita, akhir tahun 2019 ini akan ada tambahan, sehingga total selama lima tahun nanti akan menjadi 1.854 kilometer,” tandasnya. Jokowi meminta tidak usah bertepuk tangan dulu, karena China yang membangun dengan kurun waktu yang sama sekarang sudah punya jalan tol 280.000 kilometer, 280.000 kilometer. Malaysia yang setelah Indonesia sampai saat ini juga 1.824 kilometer. Baca juga:LSI: Debat Capres Pertama Jokowi-Ma’ruf UnggulKumpulkan 31 Kepala Daerah untuk Dukung Jokowi, Bawaslu Panggil GanjarIndonesia Raih Masa Keemasan Olahraga di Era Jokowi Baca halaman selanjutnyaKawasan Wisata Berkembang Lebih Baik Dengan telah dibangunnya sejumlah ruas baru jalan tol, Jokowi ingin nantinya ada titik-titik kawasan wisata yang bisa berkembang lebih baik, ada kawasan-kawasan industri, ada kawasan-kawasan ekonomi khusus, menjadi titik-titik pertumbuhan ekonomi baru yang akhirnya membuka lapangan pekerjaan yang sebanyak-banyaknya. “Goal-nya seperti itu, infrastruktur goal-nya mesti ke sana,” tegasnya. Mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan ke kantor redaks Jawa Pos itu di antaranya Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Gubernur Jatim Soekarwo. (arh) Baca juga:Diserang Isu-isu Negatif, Ini Klarifikasi Jokowi Di Bawah Kepemimpinan Jokowi Biaya Haji Indonesia Termurah se-ASEAN





























