Sabtu, 11 Juli 20

Di Hadapan Jokowi, Parmusi Desak Pemerintah Harus Tolak Rencana Pembahasan RUU HIP

Di Hadapan Jokowi, Parmusi Desak Pemerintah Harus Tolak Rencana Pembahasan RUU HIP
* Jajaran pengurus Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) saat menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (29/6/2020). (Foto: Istimewa)

Jakarta,  Obsessionnews.com –  Organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar segera mengirimkan Surat Presiden (Surpres) kepada pimpinan DPR RI, bahwa pemerintah tidak akan menindaklanjuti pembahasa Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

“Parmusi mohon sikap tegas Presiden, sehingga rakyat bisa yakin bahwa inisiator RUU HIP yang kontroversial itu benar-benar RUU Inisiatif DPR, bukan dari pemerintah,” pinta Ketua Umum Parmusi H. Usamah Hisyam di hadapan Presiden Jokowi dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Istana Merdeka, Senin (29/6/2020).

 

Baca juga:

Ini Cara Parmusi Jaga Kemurnian Aqidah Islam Soal RUU HIP

Demo di DPR, PA 212 Minta Pembahasan RUU HIP Disetop Hingga Inisiator Dihukum

Bukan Tunda, Syarief Hasan Keukeuh Minta RUU HIP Dibatalkan

 

Dikutip obsessionnews.com dari muslimobsession.com Usamah diterima Presiden untuk menyampaikan rekomendasi Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Parmusi yang diikuti Pengurus Parmusi Wilayah, Pengurus Muslimah Parmusi, Pengurus Lembaga Dakwan Parmusi (LDP) seluruh Indonesia pada Ahad pekan lalu secara virtual.

Di awal pembicaraan Usamah yang didampingi Sekjen Abdurrahman Syagaff, pimpinan Lembaga Dakwah Parmusi KH. Farid Ahmad Okbah dan Ustadz Dr. Buckori Abdul Somad, Ketua Umum Muslimah Parmusi Nurhayati Payapo dan Bendahara Parmusi Dewi Achyani, menyampaikan rasa prihatin terhadap dinamika kehidupan bangsa dan negara dalam beraberapa pekan terakhir.

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.