Senin, 13 Juli 20

Cedera Lutut Mengerikan, Kaki Pemain Jerman Hampir Diamputasi

Cedera Lutut Mengerikan, Kaki Pemain Jerman Hampir Diamputasi
* Julian Koch

Mantan gelandang Borussia Dortmund, Julian Koch mengungkapkan dirinya hampir mengalami amputasi kaki setelah mengalami cedera lutut yang mengerikan pada 2011.

Sempat dianggap sebagai salah satu bintang masa depan Jerman, Koch harus menyudahi kariernya sebagai pemain secara dini pada usia 29 tahun.

Koch sempat dianggap sebagai calon bintang masa depan Dortmund saat melakoni debutnya di Bundesliga Jerman saat berusia 19 tahun pada 2010 silam.

Bekas pemain tim nasional usia muda Jerman dipinjamkan ke klub kasta kedua, MSV Duisburg pada musim berikutnya setelah debut agar mendapat menit bermain reguler, namun segalanya berubah bagi Koch saat melakoni laga melawan Rot-Weiss Oberhausen pada Februari 2011.

Koch berbenturan dengan Dimitrios Pappas pada babak pertama, kejadian itu merusak beberapa ligamen lutunya dan juga meniskus.

Semalam sebelum tes MRI, lutut Kock mulai membengkak dan ia mengalami rasa sakit yang luar biasa. Ketika darah tidak mengalir ke bagian bawah kakinya, ayahnya membuat keputusan krusial dengan membawanya ke rumah sakit.

“Ketika kami tiba di sana pukul setengah sepuluh dan dokter UGD mengatakan bahwa operasi harus segera dilakukan,” kenang Koch kepada Goal dan SPOX.

“Saat saya tersadar, informasi pertama yang saya terima adalah bahwa saya bisa kehilangan kaki saya apabila menjalani tes [MRI] yang dijadwalkan pada pukul 3 sore.”

Koch terpaksa menjalani beberapa operasi selanjutnya selama menjalani masa yang menyakitkan di rumah sakit.

“Selama itu, kaki saya dioperasi hampir setiap hari, sangat menyakitkan,” kata Koch. “Saya menunggu seperti seorang pecandu agar alat penghilang rasa sakit bekerja lagi karena saya tidak tahan.”

“Setelah tiga atau empat pekan pertama, saya merasa seperti berada di rumah sakit selama setengah tahun lamanya.”

 

Koch setelah itu harus absen selama hampir dua tahun, namun berhasil kembali ke lapangan saat membela Duisburg pada November 2012. Ia akhirnya pindah ke Mainz, di mana ia mencatatkan empat penampilan di Bundesliga pada 2014.

Manajernya waktu itu ialah Thomas Tuchel, sebelum pergi menangani Dortmund dan kini Paris Saint-Germain.

“Pelatih terbaik dalam karier saya adalah Thomas Tuchel,” puji Koch. “Saya punya keinginan besar untuk memulai latihan bersamanya setiap hari karena tahu akan mempelajari sesuatu yang baru. Percakapan yang sangat keren saat itu membuat saya benar-benar terkejut.”

Koch kemudian pindah ke St. Pauli, Fortuna Dusseldorf dan klub Hongaria, Ferencvaros sebelum pensiun dini pada usia 29 tahu. Sekarang ia menjadi pelatih skuad VfL Bochum U-17. (goal.com)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.