Rabu, 30 September 20

BNI New York Jadi Jembatan Indonesia dan Dunia

BNI New York Jadi Jembatan Indonesia dan Dunia
* BNI cabang New York, Amerika Serikat. (Foto: bni.co.id)

Jakarta, Obsessionnews.comBNI mempunyai peran penting sebagai sumber funding dalam mata uang dolar Amerika Serikat. Kantor perwakilan BNI di New York yang berdiri di sana sejak 1978 juga berperan sebagai investor relation, mewakili BNI pusat di pasar global.

Pemimpin BNI Cabang New York Aidil Azhar menuturkan, salah satu kelebihan BNI New York adalah menjadi anggota Fedwire sejak 2018.

“Fedwire merupakan fasilitas kliring lokal pada bank sentral Amerika Serikat, yakni The Federal Reserve,” ujar Aidil dalam keterangan tertulis BNI yang diterima obsessionnews.com, Jumat (14/8/2020).

Baca juga: BNI Optimalisasi Pelayanan Digital di Korea Selatan

Sebagai anggota Fedwire, lanjut Aidil, BNI New York dapat memproses transaksi payment secara langsung tanpa perlu ke bank koresponden. Transaksi payment tersebut berupa commercial payment, baik dalam bentuk remittance, trade finance, maupun bank to bank payment, terkait dengan pelayanan treasury.

Dia menjelaskan, BNI New York merupakan salah satu bank Indonesia pertama yang menjadi member Fedwire. Dengan menjadi member, BNI New York dapat menawarkan pelayanan transaksi bank koresponden ke bank-bank komersial di Indonesia.

Baca juga: BNI Go Global Siap Bersaing di Kancah Internasional

“Bank-bank buku dua ataupun buku tiga di Indonesia yang sudah berstatus devisa dapat kami layani untuk bertransaksi dengan US dollar. Biasanya mereka membuka rekening di BNI New York dalam bentuk US dollar,” tutur Aidil.

BNI kantor cabang luar negeri (KCLN) New York, sebagai office networks juga mendapat mandat menjadi jembatan Indonesia dan dunia. Itulah sebabnya BNI KCLN New York berfokus pada berbagai bisnis yang terkait dengan Indonesia.

Baca juga: BNI Life Serahkan Klaim Rp735 Juta kepada Ahli Waris Nasabah Meninggal Karena Covid-19

“Kami di New York ini diharapkan bisa memberikan bantuan kepada pebisnis lokal yang akan melakukan transaksi dengan Indonesia, ataupun pebisnis Indonesia yang ingin go international atau memasarkan produknya di pasar internasional,” kata Aidil.

Terkait dengan fungsinya sebagai sumber pendanaan berdenominasi dolar Amerika Serikat, BNI KCLN New York sejak tahun ini menciptakan inisiatif baru, yakni meluncurkan program Certificate of Deposit (CD). Program CD (global CD) ini maksimum sebesar US$ 1 miliar dan berlaku selama dua tahun.

Baca juga: BNI Percepat Restrukturisasi Debitur UMKM yang Terdampak Covid-19

“Sampai Juli 2020, BNI KCLN New York sudah menerbitkan CD senilai US$ 600 juta. Masih ada sisa US$ 400 juta dari target program kami yang sebesar US$ 1 miliar,“ ujarnya.

Penerbitan CD berdasarkan kebutuhan, kapan dibutuhkan, dan pihaknya akan segera menerbitkan. “Tenornya bisa satu bulan, tiga bulan, enam bulan, sembilan bulan, sampai satu tahun,” tandas Aidil. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.