Selasa, 20 Agustus 19

BBM Satu Harga Jangkau 137 Titik

BBM Satu Harga Jangkau 137 Titik
* Masyarakat Kabupaten Asmat, Papua, kini menikmati program Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga. (Foto: Kementerian ESDM)

Jakarta, Obsessionnews.com – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali merealisasikan program Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga di tahun 2019. Realisasi ini menyasar ke dua lokasi berbeda pada saat bersaman, yaitu Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, dan Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Satu titik lagi diresmikan di Kabupaten Asmat, Papua.

 

Baca juga:

BBM Satu Harga Diteruskan Hingga 2024

BBM Satu Harga Tetap Jalan, Meskipun Harga BBM Fluktuatif

M. Fanshurullah Asa, Mengawal BBM Satu Harga

 

Dikutip obsessionnews.com dari keterangan tertulis Kementerian ESDM, Jumat (19/7/2019), disebutkan ketiga lokasi tersebut merupakan lokasi pedalaman dengan akses yang tidak mudah dijangkau. Lokasi lembaga penyalur (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum/SPBU) di Kabupaten Asmat berada di Kampung Sawa, Distrik Sawaerma. Untuk mengangkut BBM ke lembaga penyalur dari Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Merauke ke lokasi membutuhkan waktu selama tiga hari dan hanya bisa melalui transportasi sungai.

Kehadiran SPBU Kompak dinilai warga setempat meringankan beban pengeluaran pembelian BBM saat menangkap ikan di sungai maupun di laut.

“Kalau sebelumnya masyarakat membeli Premium dengan harga Rp 20.000 – Rp 30.000/ liter, sekarang bisa membeli Premium dengan harga Rp 6.450 dan Solar Rp 5.150,” kata seorang warga, Markhus, usai menyaksikan peresmian BBM Satu Harga titik ke-135 yang dilakukan oleh Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas)  M. Lobo Balia, Selasa (16/9).

Dua titik lainnya yakni SPBU Nelayan 58.835.13 Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah (titik ke-137) dan SPBU Kompak 66.757007 (titik ke-136) di Desa Ujo Bilang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, juga ditempuh dengan waktu tempuh kurang lebih 120 jam dalam sekali pengiriman menggunakan kapal dari TTBM Samarinda yang berjarak kurang lebih 336 mil Km.

 

Halaman Selanjutnya

Pages: 1 2

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.