Jumat, 9 Desember 22

Bawaslu Luncurkan Meja Layanan Pemantau Pemilu 2024

Bawaslu Luncurkan Meja Layanan Pemantau Pemilu 2024
* Acara peluncuran Meja Layanan Pemantau Pemilu 2024 yang digelar di Gedung Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (10/6/2022). (Foto: Kapoy/obsessionnews)

Obsessionnews.com – Sejumlah tahapan telah dilaksanakan menjelang gelaran Pemilu 2024. Untuk itu, dibutuhkan pantauan serius agar Pemilu 2024 dapat berjalan secara demokrasi.

Menanggapi hal tersebut, Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) secara resmi membuka pendaftaran Pemantau Pemilu 2024 yang ditandai dengan peluncuran Meja Layanan Pemantau Pemilu 2024.

Baca juga: Bawaslu Mendengar Dapat Menyukseskan Pemilu 2024

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja menjelaskan selain untuk menerima pendaftaran Pemantau Pemilu 2024, Meja Layanan tersebut akan menjadi sarana yang melayani pemantau Pemilu 2024 dalam melaksanakan tugas pemantauan pemilu.

“Terutama yang berhubungan dengan Bawaslu seperti diatur dalam peraturan perundang-undangan,” ujar Bagja kepada wartawan di kantornya, Jumat (10/6/2022).

Baca juga: Ini Susunan Penanggung Jawab Divisi Bawaslu RI Periode 2022-2027

Menurut dia, Meja Layanan Pemantau Pemilu 2024 sangatlah penting. Hal itu untuk mempermudah komunikasi antara Bawaslu dengan pemantau pemilu yang merupakan mitra kerja strategis Bawaslu.

Dengan adanya meja Layanan itu, Bawaslu juga bermaksud membuka akses keterlibatan masyarakat seluas-luasnya dalam memantau proses tahapan Pemilu 2024.

“Pada pengawasan tahapan Pemilu 2024, Bawaslu berkomitmen untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemantauan pemilu,” ucapnya.

Baca juga: Rahmat Bagja Komitmen Jaga Transparansi dalam Perekrutan Anggota Bawaslu Provinsi

Komitmen tersebut, lanjut Bagja, dibuktikan Bawaslu dengan memfasilitasi individu yang terpanggil memantau pemilu untuk dapat bergabung dengan lembaga pemantau berbadan hukum.

“Terutama untuk mewadahi kader pengawas partisipatif dalam mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilannya dalam pemantauan pemilu,” tuturnya.

Bagja menjelaskan, tujuanannya, yakni untuk membuka sebesar-besarnya partisipasi masyarakat dalam mengawasi perhelatan demokrasi. Kader pengawas partisipatif adalah Sekolah Kader Pegawas Partisipatif (SKPP) yang diselenggarakan Bawaslu.

“Jumlahnya mencapai hampir 11.000 orang sejak 2018 hingga 2021,” katanya.

Meja Layanan Pemantau Pemilu merupakan sumber daya bagi Bawaslu untuk memberi informasi, dukungan, dan layanan pendaftaran organisasi dan perseorangan untuk mendapatkan akreditasi atau legalitas sebagai pemantau pemilu.

Selain itu, menjadi wadah bagi Bawaslu untuk berkomunikasi dengan pemantau pemilu dalam melaksanakan tugas pemantauan pemilu, termasuk juga melaporkan hasil pemantauannya.

Bagja berharap, Meja Layanan Pemantau Pemilu itu dapat meningkatkan partisipasi dalam pemantauan pemilu, baik dalam jumlah lembaga dan perseorangan yang terakreditasi, maupun dalam hal aktivitas dan fokus pemantauannya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.