Kamis, 7 Juli 22

Rahmat Bagja Komitmen Jaga Transparansi dalam Perekrutan Anggota Bawaslu Provinsi

Rahmat Bagja Komitmen Jaga Transparansi dalam Perekrutan Anggota Bawaslu Provinsi
* Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Rahmat Bagja. (Foto: Kapoy/obsessionnews)

Jakarta, obsessionnews.com Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Rahmat Bagja ingin Bawaslu terus melanjutkan komitmen untuk menjaga transparansi, akuntabel, dan menjunjung tinggi integritas dalam proses perekrutan anggota Bawaslu Provinsi yang akan habis pada September 2022 nanti. Maka dirinya mengajak pemantau pemilu dan masyarakat untuk ikut mengawasi proses seleksi.

“Kami sangat terbuka terhadap kritik dari pemantau dan masyarakat. Jika ada yang tidak sesuai, silakan sampaikan kepada kami. Karena kami ingin melakukan seleksi penyelenggara pemilu lebih baik lagi ke depan,” ungkap Bagja dalam diskusi daring Persiapan Tahapan Pemilu 2024 yang digelar oleh Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Senin, (18/4/2022).

Baca juga: Rahmat Bagja Terpilih Jadi Ketua Bawaslu Periode 2022-2027

Dia menambahkan, Bawaslu juga mengedepankan kuota keterwakilan perempuan dalam proses seleksi Bawaslu daerah. Untuk memenuhi hal tersebut, Bawaslu telah memiliki beberapa strategi yang akan diterapkan dalam seleksi nanti.

“Salah satunya kami akan melakukan sosialisasi rekrutmen secara luas terutama untuk menjaring keikutsertaan perempuan dalam proses seleksi,” tuturnya.

Baca juga: Jokowi Lantik Lima Pimpinan Bawaslu dan KPU yang Baru, Ini Nama-namanya

Pada kesempatan yang sama, Anggota Bawaslu periode 2012-2017 Endang Widhatiningtyas meminta seleksi harus ekstra fokus dan hati-hati dalam menentukan pilihan. Hal ini baginya agar kinerja Bawaslu daerah maksimal.

“Saya harap tidak ada latar belakang tertentu dalam menentukan pilihan. Misal organisasi atau hal lainnya, tetapi harus dilandasi data yang valid dan keterwakilan perempuan terpenuhi,” ungkapnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.