Jumat, 22 November 19

ASN Kementerian PUPR Harus Tinggalkan Zona Nyaman

ASN Kementerian PUPR Harus Tinggalkan Zona Nyaman
* Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. (Foto: Kementerian PUPR)

Jakarta, Obsessionnews.com – Sumber daya manusia (SDM) di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) harus menjadi bagian dari SDM yang unggul untuk mendukung Visi Indonesia Maju yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada 14 Juli 2019 lalu.  Terlebih selain SDM unggul, pembangunan infrastruktur juga menjadi visi Indonesia ke depan yang lebih produktif dan berdaya saing.

 

Baca juga:

Diharapkan Jadi Destinasi Wisata Premium, Kementerian PUPR Lanjutkan Penataan Labuan Bajo

Kementerian PUPR Bangun Dua Bendungan di Sulut

Kementerian PUPR-KOICA Kerja Sama Susun Rencana Induk Sistem Transportasi Cerdas Jakarta

 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, HUT ke-74 RI mengangkat tema “SDM Unggul Indonesia Maju”. Terkait itu Basuki ingin aparatur sipil negara (ASN) PUPR menjadi SDM yang unggul, meninggalkan zona nyaman dan terus meningkatkan kapasitas masing-masing, serta selalu siap berkompetisi secara positif.

“Selama ini zona nyamannya adalah memiliki pola pikir apabila sudah menduduki jabatan tertentu, maka (jabatan tersebut) tidak akan lepas. Itu yang akan kita tinggalkan. Kalau memang tidak perform pasti akan ada kompetitornya yang siap menggantikan,” kata Basuki saat membuka Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) dalam rangka memeriahkan peringatan HUT ke-74 RI di kantor Kementerian PUPR Jakarta, Senin (5/8/2019).

Dikutip obsessionnews.com dari keterangan tertulis Kementerian PUPR, Selasa (6/8),  Basuki menegaskan untuk mendorong kompetisi sekaligus regenerasi organisasi ASN Kementerian PUPR kelahiran tahun 1965 hingga 1975 saat ini telah diusulkan oleh para Pejabat Tinggi Madya untuk menjadi Pejabat Tinggi Pratama atau Eselon II.

Basuki menambahkan dengan amanah yang semakin berat yang harus dilaksanakan Kementerian PUPR juga membutuhkan persatuan, kerja sama, keterbukaan dan keikhlasan.

“Karena tanpa persatuan, seringan apa pun pekerjaan tidak akan bisa kita kerjakan. Tetapi dengan persatuan, seberat apa pun pekerjaan dapat kita laksanakan dengan baik. Kita berada dalam satu kotak yakni kotak PUPR, tandasnya.

Penyelenggaraan Porseni dilaksanakan pada 7-16 Agustus 2019 dengan berbagai lomba olahraga dan seni, yakni pertandingan gateball, futsal, basket, operet, parade band, stand up comedy, dan fashion show sebagai ajang untuk menyalurkan bakat ASN Kementerian PUPR serta Darma Wanita Persatuan (DWP).

 

Halaman berikutnya

Pages: 1 2

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.