Selasa, 9 Agustus 22

Asmawi Syam Sukses Membesarkan BRI

Asmawi Syam Sukses Membesarkan BRI
* Asmawi Syam.

Mengorbitnya satelit BRI atau BRIsat tak pelak juga mengorbitkan nama Asmawi Syam.  Wajar saja, karena di era Asmawilah BRI sukses mengirim satelitnya di orbit langit  Papua, Geostationary titik koordinat 150.5 derajat Lintang Timur.

Suka tak suka, peluncuran BRIsat ini merupakan momen membanggakan bagi Bank BRI dan rakyat Indonesia. Bobot kesejarahannya pun mengingatkan kita pada saat peluncuran Satelit Palapa pada tahun 1976.

Jika Satelit Palapa yang diluncurkan pada tahun 1976 merupakan satelit pertama yang dimiliki oleh rakyat Indonesia, maka BRIsat merupakan satelit pertama dan satu-satunya yang dimiliki dan dioperasikan sendiri oleh bank milik Indonesia yakni Bank BRI.

Bank Rakyat Indonesia (BRI) telah menorehkan tinta emas dalam perjalanan sejarah pembangunan perbankan negeri ini dengan peluncuran BRIsat. Inilah inovasi teknologi terdahsyat yang dilakukan bank pribumi. Tidak sekadar menjadi negara satu-satunya yang memiliki satelit perbankan di dunia, tapi juga menjadi langkah menuju kehidupan yang lebih baik, dengan memajukan digital banking di Indonesia. BRI kini menjadi Best of the Best Application Technology of Community Banking.

Ketokohan Asmawi sebagai bankir di BRI tak hanya ditakar dari peluncuran satelit semata. Ia sudah lama dikenal sebagai sosok bankir profesional yang sudah kenyang ‘makan asam garam’ dunia perbankan nasional karena mengawali karier di bank ini mulai dari bawah.

Tak heran kalau banyak staf dan karyawan BRI menilai Asmawi sebagai pemimpin yang penuh tanggung jawab serta pekerja keras. Baginya, pekerjaan dan posisi yang diraihnya merupakan ibadah yang diamanahkan kepadanya. Untuk itu, ia tak main-main. Sejak dulu ia selalu berusaha dan bekerja keras untuk bisa melampaui target yang diharapkan. Dan, itu terlihat dari performa yang bagus dari BRI selama kepemimpinannya.

Seperti misalnya, sejak ia diberi amanah dan tanggung jawab sebagai Direktur Utama BRI, tugas dan tanggung jawabnya tak hanya membesarkan BRI semata, namun merasa memiliki tugas yang lebih besar lagi, yakni ia ingin seluruh masyarakat Indonesia bisa merasakan manfaat kehadiran BRI, “Bagi saya adalah salah apabila saya hanya bertanggungjawab membesarkan BRI tanpa rakyat Indonesia merasakan manfaat kehadiran BRI,” tegasnya.

Ya, hingga saat ini kehadiran BRI memang telah dirasakan di seluruh pelosok negeri ini, tak hanya di kota-kota besar. Seperti yang masyarakat ketahui, BRI merupakan bank milik wong cilik yang kehadirannya sangat berarti bagi masyarakat kecil atau UMKM menengah ke bawah di negeri ini.

Untuk itu tak heran jika BRI telah hadir di seluruh pelosok negeri dengan unit Teras BRI-nya guna membantu serta menjawab semua kebutuhan mereka. Hingga Mei 2016, jumlah unit Teras BRI telah mencapai 2.544 unit. Sementara Teras BRI Mobile atau unit layanan perbankan keliling tercatat sebanyak 611 unit kendaraan dan Teras BRI Kapal satu unit.

Demi masyarakat Indonesia, Asmawi dan timnya bahkan harus rela melayani masyarakat dengan mengarungi ganasnya ombak di kepulauan Tahuna, menyusuri sungai-sungai di pedalaman Kalimantan, serta menembus dinginnya pegunungan di daerah Papua. Semua dilakukan juga dengan kemampuan teknologi dalam rangka mewujudkan mimpi rakyat Indonesia terhadap layanan perbankan. “Bayangkan, tanpa tekad yang kuat dan niat yang ikhlas, semua ini mustahil dilakukan,” ucapnya.

Sebagai seorang pemimpin yang bekerja penuh tanggungjawab dalam mengemban amanah, Asmawi memiliki mimpi jika kelak ia tak lagi bekerja untuk BRI, ia ingin mencetak dan meninggalkan pemimpin-pemimpin BRI masa depan yang memiliki kapasitas mumpuni.

Hal tersebut dimulai dengan menanamkan nilai-nilai kepemimpinan yang pantang menyerah, nilai-nilai memiliki rasa bangga terhadap perusahaan serta menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dalam mengemban amanah. “Itu semua akan menjadi kebanggaan dan kebahagiaan yang tidak ternilai harganya bagi saya,” katanya.

Lebih lanjut Asmawi menyampaikan bahwa asset yang paling berharga bagi sebuah bank bukanlah gedung yang mewah karena suatu saat gedung mewah bisa menjadi usang dan diruntuhkan untuk dibangun kembali, bukan juga mesin karena suatu saat akan bisa digantikan dengan mesin yang lebih canggih, tetapi manusia yang berintegritas yang tidak akan tergantikan.

Berbagai kiprahnya dalam upaya membesarkan BRI tersebut membuatnya terpilih sebagai salah seorang dari 71 Tokoh Berpengaruh 2016 versi Majalah Men’s Obsession edisi Agustus 2016. (Rud)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.