Selasa, 26 Januari 21

Anggota Polri Dipukul POMAL di SCBD Bisa Ganggu Iklim Bisnis

Anggota Polri Dipukul POMAL di SCBD Bisa Ganggu Iklim Bisnis

Jakarta, Obsessionnews – Kawasan SCBD Jakarta merupakan kawasan bisnis di Indonesia yang menjadi satu satunya barometer  pusat transaksi ekonomi dunia di Indonesia seperti bursa saham Indonesia yang berlokasi di SCBD tempat sehari hari terjadinya transaksi bisnis jutaan dollar.

“Tentu saja semua kejadian sosial yang terjadi di kawasan SCBD akan banyak berpengaruh terhadap opini para pelaku bisnis baik yang dari dalam negeri maupun luar negeri terhadap kenyaman dan keamanan mereka dalam beraktuvitas,” tegas Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu, FX Arief Poyuono kepada Obsessionnews.com, Kamis (12/2/2015).

Oleh sebab itu, menurut dia, kenyamanan dan ketertiban di kawasan SCBD sebagai jaminan kondusifnya iklim investasi sangat diperlukan agar para pelaku bisnis merasa nyaman baik dalam beraktivitas bisnis maupun sekedar rendevou sambil bersantai di pusat hiburan yang ada di kawasan SCBD setelah beraktivitas seharian.

“Sungguh sangat disayangkan dikawasan SCBD yang merupakan Barometer bisnis Indonesua telah dicederai dengan terjadi keributan antara tiga anggota Polisi dan 30 anggota POMAL di Cafe Bengkel yang sering dikunjungi para expatriat dan pelaku bisnis,” tandas Poyuono.

“Tentu saja ini adalah preseden buruk dan tidak pantas dilakukan oleh aparat POMAl sebagai aparat keamanan yang seharusnya menciptakan kenyaman dan ketertiban di area pusat bisnis SCBD justru menciptakan ketakutan dan rasa tidak nyaman,” tambahnya.

Meski pada saat itu 30 anggota POMAL sedang bertugas melakukan operasi gabungan polisi militer dan Propam Polri untuk ketertiban dan peyalahgunaan tugas oleh Anggota TNI dan Polri, tutur dia, tetapi  bukan berartilah operasi yang seharusnya punya tujuan baik justru dilakukan dengan keributan yang memalukan bagi aparat keamanan yang sudah tidak jamannya lagi mempertontonkan kekerasan dimuka umum.

“Tindakan yang diambil Kapuspen TNI dengan sangat bijak dalam merespon masalah keributan tersebur secara explisit dengan meminta maaf atas kejadian tersebut kepada masyarakat patut kita acungkan jempol dan sangat memberi jaminan kenyamanan dan ketertiban di masyarakat pelaku bisnis,” tutur Ketua UmuM FSP BUMN Bersatu.

Ia pun mengingatkan, untuk pelajaran dan pengalaman agar para anggota TNI- POLRI lebih kompak untuk menciptakan iklim kondusif dalam mendukung perekonomian dan dunia bisnis, maka TNI dan Polri harus mengusut tuntas tragedi di SCBD dan melakukan penegakan hukum terhadap anggota POMAL dan Polri agar tragedi memalukan  tidak terulang lagi.

“Apalagi menjelang berlakunya MEA ( Masyarakat Ekonomi Asean) Peran TNI dan Polri dalam mendukung iklim keamanan dan ketertiban bagi dunia bisnis dan investasi yang sangat dibutuhkan sehingga akan berpengaruh pada kinerja pemerintahan Jokowi di bidang ekonomi dalam penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi,” tegas Poyuono. (Ars)

Related posts