Kamis, 23 September 21

Aher Diperiksa Bareskrim Atas Kasus Stadion Gedebage

Aher Diperiksa Bareskrim Atas Kasus Stadion Gedebage

Jakarta, Obsessionnews – Badan Reserse Kriminal Mabes Polri menjadwalkan pemeriksaan terhadap Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) terkait dugaan korupsi pembangunan Stadion Gedebage, Bandung, Jabar. Aher dijadwal pemeriksaan dilakukan pukul 09.00 WIB. Hingga saat ini, pemeriksaan pada Aher, masih berlangsung.

Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Agus Rianto membenarkan adanya pemeriksaan pada Aher oleh Subdit Tipikor Bareskrim Mabes Polri.”Ya memang hari ini pak Gubernur Jabar diperiksa sebagai saksi korupsi stadion Gedebage. Sudah datang dan pemeriksaan masih berlangsung,” ujarnya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (15/5/2015).

Dalam kasus ini, Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim telah menetapkan Sekretaris Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Kota Bandung, Ir Yayat A Sudrajat (YAS) sebagai tersangka.

Yayat yang juga mantan PPTK tahun 2009-2011 dan KPA/PPK tahun 2011-2013 itu dijerat Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 UU RI no 31 tahun 1999 tentang pemberntasan korupsi sebagaimana diubah dengan UU RI no 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI no 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pdana korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Dugaan korupsi dilakukan oleh Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Kota Bandung, PT Penta Rekayasa (Konsultan Perencana), PT Adhi Karya (kontraktor pelaksana pekerjaan), PT Indah Karya (Konsultan Manajemen Kontruksi) dengan nilai proyek Rp545.535.430.000 Pembangunan Stadion tersebut mengalami penurunan yang bervariasi antara 45 cm dengan 75 cm.

Hal itu mengakibatkan keretakan di hampir seluruh bangunan stadion. Kondisi itu disebabkan adanya penyimpangan dalam pembangunan proyek, dimulai pada tahap perencanaan sampai tahap penerimaan hasil pekerjaan yang diduga merugikan negara. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.