Sabtu, 29 Februari 20

Yusril Ungkap Alasan Buka Chat Dirinya dengan Habib Rizieq

Yusril Ungkap Alasan Buka Chat Dirinya dengan Habib Rizieq
* Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra. (Foto: Beritasatu.com)

Tangerang, Obsessionnews.com – Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengungkap alasan mengapa dirinya membuka percakapan via WhatsApp dengan Habib Rizieq Syihab. Yusril mengatakan hal itu terpaksa dilakukan semata untuk membela diri. 

 

Baca juga:

Yusril Sebut Habib Rizieq ‘Si Raja Bohong’

Yusril: Tak Banyak Pengaruh, Kader FPI Lebih Baik Keluar dari PBB

Baasyir Batal Bebas, Yusril: Saya Tak Mau Salahkan Presiden

 

 

“Chat itu akhirnya saya buka ke publik untuk membela diri sekaligus membantah tudingan HRS bahwa saya melakukan kebohongan,” kata Yusril di hadapan cawapres KH Ma’ruf Amin dan ribuan ulama, serta kiai pengasuh pondok pesantren dari berbagai daerah yang hadir di Pondok Pesantren Assidiqiyah, Batuceper, Tangerang, Banten, Rabu (10/4/2019).

Dalam chat-nya kepada Habib Rizieq, Yusril mengaku membahas soal keislaman Prabowo Subianto yang saat ini menjadi capres penantang Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Ia memang mempersoalkan track record Prabowo dan Sandi berjuang dalam gerakan Islam, yang menurutnya tidak ada. 

“Saya sama sekali tidak menilai kadar keislaman seseorang karena hal itu adalah kewenangan Allah SWT untuk menilainya,” sebut Yusril.

Yusril menolak dicap sebagai pengkhianat oleh Habib Rizieq. Sebab baginya, Habib Rizieq sama sekali belum pernah memberi amanat kepadanya. “Saya sebelumnya juga tidak pernah menyatakan mendukung Prabowo sehingga, kalau saya memutuskan mendukung Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin, apakah saya berkhianat sama Habib Rizieq atau berkhianat pada Prabowo?” tanyanya.

Ia juga menjelaskan mengapa dirinya dan PBB memutuskan memilih Jokowi-Kiai Ma’ruf, bukan Prabowo-Sandiaga Uno. Dirinya berpendapat, dalam situasi Indonesia sekarang, sangat perlu ulama tampil memimpin. Sebab itu dirinya mengatakan sependapat dengan hasil Ijtimak Ulama I, yang memutuskan mendukung Prabowo dan mengusulkan dua nama sebagai kandidat cawapres, yakni Ustaz Abdul Somad dan Habib Salim Segaf Al-Jufri.

“Tetapi karena Prabowo memilih Sandi, yang bukan ulama, saya jadi bertanya-tanya. Ketika Ijtimak Ulama II melegitimasi pilihan Prabowo terhadap Sandi, saya mulai berpikir lain. Sementara di sisi lain, Jokowi yang tidak diminta siapa pun untuk memilih ulama sebagai wakilnya, malah memilih Kiai Ma’ruf Amin, Ketua Umum MUI dan Rais Aam PBNU. Nah, siapa di antara kita yang meragukan keulamaan Kiai Ma’ruf?” sebut Yusril. 

Atas dasar itulah akhirnya Yusril dan PBB memutuskan mendukung Jokowi dan Kiai Ma’ruf. “Kalau nanti Jokowi terpilih lagi sebagai presiden, otomatis Kiai Ma’ruf akan mendampingi dan mengawal kebijakan-kebijakan Jokowi agar tidak menabrak Islam dan umat Islam,” katanya.

Yusril sengaja diundang khusus oleh KH Nur Iskandar SQ dan sejumlah kiai ternama di Tanah Ait untuk menjelaskan polemiknya dengan Habib Rizieq Syihab yang sedang memanas. Pertemuan itu berlangsung di Pondok Pesantren Assidiqiyah, Batuceper, Tangerang. Dalam acara itu, hadir cawapres KH Ma’ruf Amin.

Di tempat terpisah, pengacara Habib Rizieq Syihab, Mahendradatta, menyangkal bukti yang dibeberkan oleh Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra, yang menyatakan kliennya meragukan keislaman capres Prabowo Subianto. Mahendradatta memastikan Habib Rizieq tak pernah menggunakan WhatsApp.

“Yusril unjukin bukti percakapan WA dengan Habib Rizieq, ‘Ini, Mas, screnshot WA-nya.’ Kan kasusnya Habib Rizieq kan WhatsApp, masa dia WhatsApp sih. Ah, ini yang ditunjukkan WhatsApp-nya, waduh mak, saya berani jamin Pak Habib Rizieq itu nggak pernah pegang pakai WhatsApp,” kata Mahendradatta. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.