Rabu, 26 Januari 22

Yusril: Tak Banyak Pengaruh, Kader FPI Lebih Baik Keluar dari PBB

Yusril: Tak Banyak Pengaruh, Kader FPI Lebih Baik Keluar dari PBB
* Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra. (Foto Radar Malang) )

Jakarta, Obsessionnews.com – Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra angkat bicara soal maklumat Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq yang memerintahkan kader FPI untuk keluar dari pencelagan PBB. Seperti yang sudah dilakukan Novel Bamukmin.

Menurut Yusril, lebih baik kader FPI keluar dari PBB daripada membuat gaduh. Ia meyakini suara FPI di PBB tidak berpengaruh besar. “Saya yakin tak banyak berpengaruh. Daripada terus-menerus menimbulkan masalah dan bikin gaduh. Caleg PBB yang berlatar belakang FPI lebih baik keluar saja dari PBB,” kata Yusril melalui pesan singkatnya, Rabu (30/1/2019).

 

Baca juga:

Jadi Caleg PBB, Novel Bamukmin Haramkan Namanya Dicoblos

PBB Tak Takut Melawan Maklumat Habib Rizieq

Novel Bamukmin: Mundur dari PBB Adalah Jalan Terbaik

 

Novel sendiri merupakan caleg dari PBB untuk DPRD DKI dari daerah pemilihan Jakarta VIII. Saat disinggung pernyataan Novel yang mengharamkan gambar ia dicoblos, Yusril mengaku kalau sebenarnya Novel sudah lama diimbau agar keluar dari PBB.

Namun, Novel terus mengelak. Bahkan, kata Yusril,  justru yang bersangkutan makin kencang bersuara di publik. Meski keluar dari PBB, Novel tak mau keluar sebagai Caleg karena takut kena denda.

Yusril menekankan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PBB yang disuarakan Sekretaris Jenderal Afriansyah Fery Noer sudah meminta Novel mundur dari caleg dan keanggotaan partai. Namun, itu juga direspons Novel dengan selalu mengoceh di media massa.

“Sekjen PBB sudah lama meminta dia mundur dari PBB tapi belum juga dan ngoceh terus di media. Silakan dia keluar meninggalkan PBB,” jelas Yusril.

Sebelumnya politikus sekaligus caleg PBB, Novel Bamukmin mengomentari dinamika internal partainya. Sebagai caleg PBB, ia menekankan mengharamkan dirinya untuk dicoblos di hari pemungutan suara Pemilu Legislatif 2019.

Novel yang maju sebagai caleg DPRD DKI tak ingin dicoblos karena tak rela suaranya diberikan ke PBB. “Benar (meminta tak dipilih) dan saya memang mengharamkan nama saya untuk dicoblos,” kata Novel

Ia menyatakan tak rela bila ada satu suara pun yang memilihnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.