Kamis, 17 Oktober 19

Waspada! Masyarakat Jangan Beraktivitas di Sekitar Gunung Agung

Waspada! Masyarakat Jangan Beraktivitas di Sekitar Gunung Agung
* Gunung Agung meletus pada pukul 17.30 WITA pada Sabtu (25/11). (Dok.Youtube/CNN)

Jakarta, Obsessionnews.com – Berita tentang Gunung Agung  menjadi trending topic di mesin pencari google. Pantauan Obsessionnews.com di Google Trends wilayah Indonesia, Senin (27/11/2017) pukul 15.00 WIB, berita tersebut dicari lebih dari 100.000 kali.

Pos pengamatan Gunung Agung di kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali, melaporkan secara visual gunung jelas terlihat asap kawah bertekanan sedang teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan tinggi 2.500-3.000 m di atas puncak kawah.

Hal tersebut dijelaskan oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam rilisnya hari ini.

Saat ini teramati letusan dengan tinggi 3000 m dan warna asap kelabu. Terlihat sinar api. Tremor non harmonik menerus amplitudo 1 – 10 mm (dominan 1 – 2 mm).

Masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki atau pengunjung dari wisatawan agar tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di dalam area kawah Gunung Agung dan di seluruh area di dalam radius 8 km dari kawah G. Agung dan ditambah perluasan sektoral ke arah Utara-Timur laut dan Tenggara-Selatan-Bara tdaya sejauh 10 km dari kawah Gunung tersebut.

Zona perkiraan bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling aktual dan terbaru ini.

Seperti diketahui, Gunung Agung meletus pada pukul 17.30 WITA pada Sabtu (25/11). Letusan ini ditandai dengan keluarnya asap kelabu kehitaman setinggi 1.500 meter dari permukaan kawah. (Popi)

Baca juga : 

Potensi Letusan Lebih Besar Gunung Agung Kian Nampak

Soal Gunung Agung, BNPB Tengah Koordinasi Lintas Pemerintah

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.