Sabtu, 4 Desember 21

Tuhan Lindungi Niat Baik ‘Teman Ahok’

Tuhan Lindungi Niat Baik ‘Teman Ahok’
* Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (Foto: Edwin Budiarso/Obsessionnews.com).

Jakarta, Obsessionnews – Cerdas, kreatif, dan tahan banting. Itulah gambaran sosok para relawan yang tergabung dalam komunitas ‘Teman Ahok’. Komunitas ini berisikan anak-anak muda yang sebagian besar adalah mahasiswa dan sarjana. (Baca: Tinggal Empat Partai Papan Atas yang Akan Dilibas Ahok)

‘Teman Ahok’ mengemban misi mulia, yakni mengumpulkan sejuta fotokopi KTP sebagai syarat agar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, yang akrab disapa Ahok, bisa mengikuti Pilkada DKI 2017 melalui jalur independen. Sejak  Juni 2015 ‘Teman Ahok’ mendirikan posko di berbagai kelurahan dan mal untuk mengumpulkan KTP. Selain itu mereka juga aktif menyosialisasikan pengumpulan KTP untuk Ahok di media sosial seperti facebook dan twitter. (Baca: Ahok Janji Angkat Guru Bantu Jadi PNS)

Kerja keras ‘Teman Ahok’ berbuah manis. Hingga Senin (9/11/2015) KTP yang terkumpul mencapai  391.882 KTP. Jumlah KTP untuk Ahok ini mengalahkan perolehan suara delapan partai pada Pemilu Legislatif 2014 di DKI. (Baca: PKS Usung Nur Mahmudi Lawan Ahok?)

Pada Jumat (6/11)  ‘Teman Ahok’ mendapat 377.915 KTP, melewati  perolehan suara Golkar sebanyak 376.221 suara.  Sebelumnya KTP untuk Ahok mengungguli perolehan suara tujuh partai lainnya, yakni Partai Demokrat  (360.929 suara), Hanura (357.006 suara), PKB (260.159 suara), Nasdem (206.117 suara), PAN (172.784 suara), PBB (60.759 suara), dan PKPI (42.217 suara).  (Baca: Ribuan Massa Akan Tangkap Ahok Besok Pagi?)

Target berikutnya  ‘Teman Ahok’ akan  melibas PKS (424.400 suara), PPP (452.224 suara), Gerindra (592.568 suara), dan PDI-P (1.231.843 suara). (Baca: Jutaan Pendukung Ahok Siap Lawan Eggi Sudjana)

‘Teman Ahok’ optimis perolehan KTP bisa melebihi target sejuta pada Juni 2016 mendatang.

Juru bicara ‘Teman Ahok’ Amalia Ayuningtyas, optimis ‘Teman Ahok’ bisa melewati perolehan PKS di akhir November  ini. “Insya Allah kita bisa melewati PKS di akhir November ini. Bahkan tidak mungkin kita bisa melewati PPP sekaligus di bulan ini,” tuturnya di markas ‘Teman Ahok’ di Graha Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (6/11). (Baca: Anton Medan Malu Umat Islam Memusuhi Ahok)

Apabila dapat melewati dua partai tersebut, ‘Teman Ahok’ bisa membuktikan kepada partai bahwa Ahok adalah kandidat yang  mendapatkan dukungan luas dari rakyat. “Bahkan jika kita sudah mendekati atau melewati Gerindra di akhir tahun, ini berarti tiket  independen sudah di tangan,” ucapnya.

Lia mengakui  semakin banyak KTP terkumpul semakin kencang pula serangan politik dihembuskan ke Ahok. “Namun kami yakin, dengan niat yang baik, baik pengumpulan KTP maupun pekerjaan Ahok akan berhasil. Dua-duanya bisa terlewati. Amin,” tuturnya.

Perjuangan ‘Teman Ahok’ yang tak pernah kenal lelah itu mendapat pujian dari sejumlah netizen di twitter. Netiizen berakun @jhonlacoste  berkicau,”Untuk niat baik TUHAN Melindungi @temanAhok: #KTPuntukAhok.”

“Semoga lancar ya kawan-kawan, salam dari Jogja RT,” kicau ‏@falsepromise04.

“Semua ingin Jakarta lebih baik.. Semoga niat yg tulus mendatangkan hal yg baik bagi kita semua,” tulis akun

Netizen lainnya yang berakun @jojorivai  berkomentar”Ahok emang tipe Pemimpin “Gila” yg sk menerobos logika, biar pejabat2 yg bermental korup ketar ketir.”

Sementara itu akun  ‏@EachChoose berkomentar,”Walo sll digempur berita negatif tp #ktpuntukahok terus bertambah, target tiap minggu terlampaui, makasih haters :).”

“Mudah2an sampai 1 juta ye min, kalau lebih dari 3 juta malah lebih bagus #KTPuntukAhok,” kicau akun ‏@renojovi.

“Agama, suku & ras bukan penghalang bagi seseorang untuk memimpin bangsa ini. @basuki_btp @adhyaksadault #KTPuntukAhok,” tulis akun @ForsterNur.

Netizen berakun  ‏@rennindritha  berkicau,”Akhirnya… KTP gue udah buat Ahok!! #KTPuntukAhok #JakartaMaju #JakartaBersih.”

“KTP gw udah buat ahok, jakarta butuh pemimpin yg tegas dan berani @basuki_btp #KTPuntukAhok @temanAhok,” tulis akun ‏@Iful__ .

Ahok semula kader Golkar dan terpilih menjadi anggota DPR pada Pemilu 2009. Kemudian mantan Bupati Belitung Timur, Bangka Belitung, itu hengkang ke Partai Gerindra dan mengikuti Pilkada DKI 2012 sebagai cawagub yang berpasangan dengan Joko Widodo (Jokowi). Duet Jokowi dan Ahok memenangkan Pilkada setelah dua putaran. Saat itu mereka diusung oleh PDI-P dan Gerindra. 

Pada 2014 Jokowi terpilih menjadi Presiden. Ahok kemudian naik kelas menjadi gubernur dan dilantik di Istana Negara pada 19 November 2014.

Dan pada 2014 itu pula Ahok angkat kaki dari Gerindra, karena tidak sependapat dengan partai besutan Prabowo Subianto tersebut terkait sistem Pilkada. Ketika itu Gerindra mendukung Pilkada lewat DPRD, sementara Ahok lebih setuju Pilkada dengan cara langsung ditentukan masyarakat.

Setelah hengkang dari Gerindra, Ahok tidak bergabung dengan partai manapun. Ia memutuskan maju dalam Pilkada DKI 2017 melalui jalur independen. (Arif RH)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.