Senin, 20 September 21

Terkendala Pembebasan Lahan, Pekerjaan Jalan Tersendat

Terkendala Pembebasan Lahan, Pekerjaan Jalan Tersendat

Padang, Obsessionnews – Pekerjaan proyek strategis yang dilaksanakan  Dinas Parasana Jalan Tata Ruang dan Pemukiman (Disprasjaltarkim) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang ada di Kota Padang, tidak berjalan mulus. Pekerjaannya terkendala akibat permasalahan lahan.

Sejumlah proyek yang terkendala akibat permasalahan lahan, diantaranya proyek jalur evakuasi Alai–By Pass, Jalan Nipah–Teluk Bayur, Jalan Samudera dan Jalan penghubung Jembatan Kuranji.
Proyek itu tersendat disebabkan karena lahannya belum bebas.

Kepala Disprasjaltarkim Sumbar Suprapto kepada mengatakan, pekerjaan fisik proyek strategis itu tersendat karena belum bebas lahan yang akan digunakan. Pemko Padang sebagai pemilik lahan diharapkan bisa melakukan percepat pembebasan lahan agar proyek ini bisa segera dilakukan.

“Ketergantungan kita kepada Pemko Padang sebagai penyedia lahan memang cukup besar. Karena yang namanya proyek tentu ada batas waktunya. Kita tentu tidak ingin proyek ini molor lama,” kata Suprapto, Senin (2/11).

Suprapto mengatakan, pembebabasan lahan yang belum selesai di jalur jalan Nipah–Teluk Bayur, tinggal satu persen lahan atau sekitar 150 meter. Semenatara untuk jembatan Kuranji dan jalan penghubungnya, sepanjang 2 kilometer juga belum bebas lahannya.

“Kita perkirakan untuk jembatan Kuranji dan jalan penghubungnya baru bebas sekitar 50 persen. Sementara sisanya belum,” ujar Suprapto.

Hal serupa juga terjadi di jalur evakuasi tsunami Alai-Bypass. Pekerjaan proyek jalan itu belum sempurna, karena masih ada satu titik lahan yang belum bebas. Kondisi yang sama juga ditemui di Jalan Samudra yang menjadi jalan lintas di sepanjang pesisir pantai di wilayah Sumbar. Lahan yang menjadi jalan, kini dalam tahap pembebasan lahan.

“Kita sangat berharap Pemko bisa mempercepat pembebasan lahan tersebut,” kata Suprapto. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.