Minggu, 26 Juni 22

Tangani Covid-19, Gaikindo Minta Pemerintah Sediakan Rekanan Kompeten Buat Ventilator

Tangani Covid-19, Gaikindo Minta Pemerintah Sediakan Rekanan Kompeten Buat Ventilator
* Untuk menangani pasien Covid-19, Kementerian Perindustrian mendorong Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memproduksi alat bantu pernapasan ventilator. (Foto: gaikindo.or.id)

Jakarta, Obsessionnews.com –  Saat ini sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 membutuhkan banyak alat bantu pernapasan atau ventilator seiring dengan bertambahnya pasien penyakit yang disebabkan oleh virus corona atau Covid-19.

Untuk menangani corona, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong industri otomotif di dalam negeri untuk dapat memproduksi ventilator.

 

Baca juga:

Kemenperin Dorong Industri Otomotif Produksi Ventilator untuk Pasien Covid-19

Perangi Virus Corona, CCR Bentuk Relawan Tanggap Covid-19

DPR Kritik Pemerintah yang Belum Mau Buka Peta Penyebaran Corona

 

“Sesuai arahan Bapak Menteri Perindustrian, kami telah meminta pelaku industri otomotif melalui Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), agar beberapa anggotanya dapat memproduksi ventilator,” kata Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Putu Juli Ardika di Jakarta dalam keterangan tertulisnya, Minggu (5/4/2020)).

Sementara itu Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi menyatakan, dalam upaya mendorong para anggotanya untuk memproduksi ventilator, pihaknya meminta kepada pemerintah dapat menyediakan rekanan kompeten.

 

Baca juga:

Ini Alasan GAIKINDO Miliki Pengakuan Dunia Otomotif Internasional

Ini Strategi Kemenperin Dukung GAIKINDO

 

“Kami membutuhkan pendamping khususnya industri yang memiliki pengalaman dan keahlian dalam pembuatan ventilator,” ujarnya.

Pendamping tersebut akan membantu mulai dari menjabarkan blue print terkait teknis pembuatan ventilator, alih teknologi, sampai memodifikasi fasilitas perakitan mobil yang ada saat ini agar dapat digunakan memproduksi ventilator dan menentukan standar bahan baku kepada supplier.

“Kemudian partner yang sudah berpengalaman itu menentukan standar bahan baku kepada pemasok, kami hanya membantu menjahitkan,” ujarnya.

Sementara itu, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) siap menunggu arahan pemerintah terkait teknis memproduksi ventilator yang dibutuhkan. Ketua Bidang Komersial AISI Sigit Kumala mengatakan, pihaknya yang membawahi lima merek motor di Tanah Air ini butuh gambaran detail melakukan produksi massal ventilator.

Negara seperti Amerika Serikat dan Inggris sudah mengerahkan kemampuan industri otomotifnya untuk membantu produksi ventilator yang ketersediannya terbatas dalam upaya memenuhi kebutuhan bagi pasien Covid-19. Ventilator dibutuhkan oleh pasien untuk menghindari terjadinya gagal napas yang diakibatkan virus corona. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.