Senin, 28 September 20

Tak Bisa Bekerja Karena Covid-19, Para Pemangkas Rambut Garut Dapat Bantuan Sembako

Tak Bisa Bekerja Karena Covid-19, Para Pemangkas Rambut Garut Dapat Bantuan Sembako
* Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyalurkan bantuan 200 kantong sembako kepada para pemangkas rambut yang tergabung dalam Persaudaraan Pemangkas Rambut Garut (PPRG). (Foto: Kementerian PUPR)

Jakarta, Obsessionnews.com –  Para pemangkas rambut yang tergabung dalam Persaudaraan Pemangkas Rambut Garut (PPRG) mendapat bantuan sosial (bansos) berupa 200 kantong sembako dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Penyaluran bansos merupakan wujud kepedulian, solidaritas dan gotong-royong Keluarga Besar Kementerian PUPR bersama Dharma Wanita, Korpri Kementerian PUPR, dan OASE Kabinet Indonesia Maju untuk mengurangi beban masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), termasuk bagi kelompok masyarakat dan para pekerja yang kehilangan mata pencahariannya karena terdampak pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

 

Baca juga:

Dampak Covid-19, Para Pemangkas Rambut Garut Dapat Sembako dari Kementerian PUPR

Rumah Sakit di Garut Siap Tampung Pasien Virus Corona

Vina Garut Ingin Melayat ke Rumah Duka Mantan Suaminya

 

Kegiatan penyaluran bansos secara simbolis dilakukan oleh Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat Sudirman kepada Ketua PPRG Irawan Hidayah di Gedung Kementerian PUPR, Jakarta, Sabtu (9/5/2020).

Dikutip obsessionnews.com dari keterangan tertulis, Senin (11/5), Sudirman mengatakan penyerahan paket bantuan ini merupakan lanjutan dari penyaluran 56.125 paket sembako yang diawali oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu, diikuti secara serentak oleh balai /kantor di lingkungan Kementerian PUPR yang tersebar di 34 Provinsi dengan tetap memperhatikan pada protokol Covid-19.

Bantuan ini merupakan donasi pribadi yang dikumpulkan secara suka rela sejak 24 – 29 April 2020, sehingga bukan bersumber dari dana APBN. Setiap kantong bantuan sembako berisikan beras 5 Kg, minyak goreng 2 liter, kecap 1 liter, mie instan 20 bungkus, dan masakan dalam kemasan/kornet 1 jenis dengan total senilai Rp 150.000 – 200.000 per kantung.

“Sebagai bentuk gotong royong, keluarga besar Kementerian PUPR terus bergerak menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak Covid-19 hingga pandemi ini berakhir. Diharapkan melalui bantuan sosial non-APBN ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya pada hari ini bagi pemangkas rambut PPRG,” ujar Sudirman.

Sementara itu Ketua PPRG Irawan Hidayah mewakili seluruh pemangkas rambut Garut mengucapkan terima kasih kepada Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan keluarga besar Kementerian PUPR atas perhatian dan kepedulian yang diberikan. Menurutnya bantuan ini sangat berarti karena sudah beberapa bulan para pemangkas rambut tidak bisa bekerja, karena pertimbangan protokol kesehatan yang harus ditaati.

“Kami mewakili teman-teman di PPRG akan segera menyalurkan bantuan ini dan berusaha semaksimal mungkin untuk tepat sasaran bagi yang membutuhkan. Mudah-mudahan Allah SWT membalas amal ibadah dan kebaikan semuanya,” ujar Irawan. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.