Sabtu, 29 Januari 22

Setelah Reshuffle, Jokowi Dorong Kabinetnya Langsung Kerja

Setelah Reshuffle, Jokowi Dorong Kabinetnya Langsung Kerja

Jakarta, Obsessionnews – Presiden Jokowi ingin para menteri yang baru masuk dalam Kabinet Kerja harus langsung ‘tancap gas. Terutama harus bisa merespon cepat situasi ketidakstabilan ekonomi global saat ini, agar tidak memberi dampak besar pada ekonomi nasional.

“Ya, semuanya langsung bekerja, karena kita ingin merespon secara cepat,” ujar Presiden di Istana Jakarta, Kamis (13/8/2015) malam.

Presiden percaya reshuffle kabinet akan memberi perubahan kerja yang signifikan. Karena kapasitas dan pengalaman menteri yang mempuni maka kekhawatir publik akan situasi krisis diharapkan tidak terjadi.

“Terjadinya perubahan-perubahan situasi global, keuangan global yang harus cepat direspon menteri-menteri yang ada juga menko dan menteri yang baru,” jelasnya.

Ada empat wajah baru yang mengisi Kabinet Kerja Jokowi. Mereka adalah Darmin Nasution sebagai Menko Perekonomian, Thomas Lembong sebagai Menteri Perdagangan, Rizal Ramli sebagai Menko Maritim, dan Pramono Anung sebagai Sekretaris Kabinet.

Sedangkan dua nama lainnya wajah lama yang berganti posisi jabatan. Luhut Panjaitan menjadi Menko Polhukam dan Sofyan Djalil sebagai Kepala Bappenas. Sementara itu, Tedjo Edhy, Rachmat Gobel, Indroyono Susilo, Andi Widjajanto dicopot dari kabinet.

Pelantikan 5 menteri ini berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 79/P/2015 tentang penggantian beberapa menteri periode 2014-2015. Sedangkan pelantikan Sekretaris Kabinet berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 80/P/2015 tentang pemberhentian dan pengangkatan Sekretaris Kabinet.

Reshuffle Kabinet ini terbilang cepat untuk periode baru pemerintah. Mereka dilantik Oktober lalu, genap 10 bulan bekerja Jokowi mengganti sejumlah menteri kabinet kerja. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.