Selasa, 27 September 22

Senator Jakarta Ingatkan BPJS Kesehatan Tak Libatkan Pihak Asing

Senator Jakarta Ingatkan BPJS Kesehatan Tak Libatkan Pihak Asing
* Anggota DPD RI Fahira Idris. (Foto: Twitter @fahiraidris)

Jakarta, Obsessionnews.com –  Anggota DPD RI Fahira Idris mengingatkan Pemerintah dan manajemen Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk tidak melibatkan pihak asing dalam mengatasi persoalan defisit keuangan. Persoalan pelayanan kesehatan adalah marwah bangsa dan harus diselesaikan sendiri oleh bangsa ini. Jika pemerintah menjadikan persoalan defisit BPJS Kesehatan sebagai prioritas utama, Fahira meyakini secara bertahap defisit bisa diatasi.

 

Baca juga:

Alami Defisit, Pemerintah Sepakat Naikkan Iuran BPJS Kesehatan

Best State Institution BPJS Kesehatan

FOTO Sosialisasi BPJS Kesehatan

 

“Jangan setiap persoalan yang mendera bangsa ini kita minta saran dan minta bantuan negara lain. Bangsa ini sudah 74 tahun merdeka, bukan baru setahun dua tahun. Kita bisa selelaikan persoalan kita sendiri. Tinggal pemerintah mau jadikan persoalan defisit BPJS Kesehatan ini sebagai skala prioritas atau tidak,” kata Fahira di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta , melalui siaran pers, Senin (26/8/2019).

Fahira meminta pemerintah dan manajemen BPJS Kesehatan tidak putus asa untuk menyelesaikan persoalan defisit secara mandiri. Berbagai skema untuk mengikis dan menghentikan defisit keuangan tinggal dikaji kembali secara mendalam untuk kemudian dikonsultasikan dengan parlemen.

Sementara itu terkait sistem teknologi informasi BPJS Kesehatan yang katanya perlu diperbaiki karena menjadi salah satu sebab defisit, Fahira juga menyebut tidak perlu saran apalagi tawaran kerja sama dengan perusahaan asuransi asing.

“Di hampir setiap kesempatan, pemerintah berkoar bangsa ini siap menghadapi industri 4.0 di mana salah satu pionirnya adalah kemampuan bangsa ini berinovasi memanfaatkan teknologi informasi. Kalau tiba-tiba meminta bantuan asing terkait teknologi informasi asuransi dan pelayanan kesehatan nasional, apa kita tidak menampar muka sendiri.,” ujar Senator Jakarta ini.

Menurutnya, wacana agar BPJS Kesehatan meminta saran, bantuan apalagi penjajakan kerja sama dengan perusahaan asuransi asing sebaiknya dihentikan. Karena akan menambah polemik dan pasti ditolak oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Saat ini, masyarakat Indonesia menuntut agar pemerintah menjadikan defisit keuangan BPJS Kesehatan sebagai skala prioritas untuk diselesaikan secara mandiri tanpa melibatkan pihak asing.

“Kenapa defisit BPJS Kesehatan terus bertambah, karena oleh pemerintah belum dijadikan skala prioritas. Saya mau ingatkan pelayanan kesehatan itu sendi utama kehidupan bangsa ini. Jika terganggu bisa melahirkan berbagai persoalan baru yang pelik,” pungkas Fahira.

Sebagai informasi, polemik tawaran saran perusahaan asuransi China, Ping An, untuk mengatasi defisit yang dialami BPJS Kesehatan mencuat setelah dilontarkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. Wacana ini mendapat tantangan dari banyak pihak. (red/arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.