Sabtu, 20 Agustus 22

Alami Defisit, Pemerintah Sepakat Naikkan Iuran BPJS Kesehatan

Alami Defisit, Pemerintah Sepakat Naikkan Iuran BPJS Kesehatan
* BPJS Kesehatan. (Foto: IDN Times)

Jakarta, Obsessionnews.com – Kabar naiknya premi atau iuran BPJS Kesehatan dibenarkan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Dalam rapat di Istana Negara belum lama ini, pemerintah, kata JK, sepakat menaikkan iuran BPJS Kesehatan.

“Pertama, kita setuju untuk menaikkan iuran. Tapi berapa naiknya, nanti dibahas oleh tim teknis, nanti akan dilaporkan pada rapat berikutnya,” kata JK saat ditemui di Kantor Wakil Presiden, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa, (30/7/2019).

Menurut JK, menaikkan iuran BPJS menjadi solusi untuk menekan angka defisit BPJS kesehatan yang terjadi beberapa tahun belakangan. Selain sepakat menaikkan premi, ia mengatakan sejumlah hal juga ikut diputuskan dalam rapat kemarin.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah sepakat untuk meningkatkan manajemen dan sistem kontrol di tubuh BPJS. Selain itu, pemerintah juga sepakat akan mendesentralisasi BPJS Kesehatan. Sehingga ke depan daerah akan bertanggung jawab atas warganya di daerah masing-masing.

“Kita juga setuju BPJS itu diotonomkan ke daerah. Bahwa sama dengan pemerintah. Karena tak mungkin suatu instansi bisa mengontrol 200 juta lebih anggotanya. Harus didaerahkan,” kata JK.

Lewat desentralisasi, Kalla mengatakan pemerintahan yakin 2.500 rumah sakit yang melayani BPJS bisa lebih dibina dan diawasi oleh kepala daerah setempat. Dia mengatakan sejumlah kesepakatan ini akan kembali dipelajari untuk kemudian dirapatkan kembali.

Jika tak kunjung dilakukan, dia mengatakan defisit yang akan terjadi di BPJS Kesehatan akan semakin membengkak. Tahun ini saja, defisit diperkirakan akan mencapai kurang lebih Rp 29 triliun. “Kalau begini terus, tahun depan diperkirakan (defisit) bisa Rp 40 triliun. Tahun depannya lagi bisa Rp 100 triliun. Jadi sistemnya harus diubah,” kata JK. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.